Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Grand Syeikh Azhar: Umat Islam Korban Sebenarnya Terorisme

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2018 13:13 1:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 24 Oktober 2018 13:13
Bagikan
Grand Syaikh Al Azhar, Ahmad Muhammad Al-Tayyib
Bagikan

Hidayatullah.com–Grand Syaikh Al Azhar Profesor Dr. Syekh Ahmad Muhammad Al-Tayyib mengatakan hari Senin bahwa meskipun Muslim digambarkan “dengan kekejaman dan kekerasan” mereka hanya korban sesungguhnya terorisme,” menjelaskan bahwa alasan di balik isu terorisme bukanlah Islam atau agama lain, tetapi sebuah rezim global yang memperdagangkan agama dan moral.

Pidatonya dalam pembukaan simposium internasional Al-Azhar bertema “Islam dan Barat: Keanekaragaman dan Integrasi”, Syeikh Ahmad Al-Tayyib — yang juga kepala “Dewan Sesepuh Muslim Dunia”— menambahkan bahwa peradaban Timur menghormati agama dan ilmu sains terlepas dari sumbernya.

Syeikh al Azhar ini  juga mengatakan bahwa pembukaan Al-Azhar baru-baru ini hingga lembaga keagamaan terbesar di Eropa, merupakan respon yang diterima dari lembaga-lembaga Barat, adalah bukti nyata kemungkinan pemulihan hubungan antara komunitas Muslim di Timur dan Barat.

Dia menekankan bahwa pemulihan hubungan telah terjadi dan sedang terjadi. “Al-Quran mengajarkan kita bahwa kenalan adalah hukum hubungan antara bangsa dan rakyat,” menambahkan bahwa Universitas Al-Azhar bangga mengajarkan warisan Islam selain kurikulum pendidikan modern Barat. Dia menggambarkan kurikulum Al-Azhar membentuk “pikiran Azhari” yang moderat dalam pemikiran dan perilaku, dan mampu beradaptasi dengan zaman kontemporer, masalah, dan persyaratannya.

Baca: Inggris Rayakan Kelulusan Mahasiswa Bahasa Inggris Pertama dari Al Azhar

Ditulis dailynewsegypt mengtakan, 3 mantan presiden dan perdana menteri Eropa dan Asia menghadiri simposium itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Baca:  Konferensi Internasional dan Multaqa Alumni Al-Azhar IV di Mataram …

Dalam pidatonya di hadapan para hadirin, mantan Perdana Menteri Belgia Yves Camille Désiré Leterme mengatakan bahwa pertemuan itu bertujuan untuk kerjasama lebih lanjut, menolak kekerasan, dan memerangi terorisme.

Leterme menunjukkan bahwa Barat tahu bahwa Islam dikhususkan untuk demokrasi dan kesetaraan, menekankan pentingnya dialog [antara peradaban dan agama] untuk bergantung pada dukungan politik, agama, dan kemasyarakatan untuk mencapai tujuannya.

Dia menambahkan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan ekstremisme baru-baru ini.

Sementara mantan Presiden Albania Ragab Midani mengatakan  simposium itu penting tidak hanya untuk Timur Tengah tetapi juga untuk Eropa, karena membentuk kohesi damai di antara masyarakat.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ahmad Muhammad Al-TayyibAl AzharbaratGrand Syaikhislamterorisme
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persis: Pembakaran “Bendera Tauhid” Tak Bisa Diterima
Tulisan selanjutnya Haedar Nashir: Menjadi Santri Harus Berakhlak Mulia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?