Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kemenangan Aktivis Pro-Palestina, AXA Tarik Simpanan Rp 310 M dari Bank Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Agustus 2024 18:21 6:21 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Agustus 2024 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Perusahaan asuransi Prancis, AXA, dilaporkan telah menarik investasinya senilai 20 juta dolar AS atau setara Rp 310 miliar di tiga bank Israel.

Oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), ketiganya telah dituduh mendukung permukiman ilegal ‘Israel’ di Tepi Barat yang diduduki, menurut sebuah organisasi advokasi global.

Kelompok advokasi Eko menerbitkan sebuah laporan pada hari Rabu yang mengatakan bahwa AXA telah melakukan “divestasi yang jelas, cepat, dan disengaja” dari Bank Hapoalim, Bank Leumi, dan Israel Discount Bank; menjual 2,5 juta saham, senilai $ 20,4 juta, antara 30 September 2023 dan 24 Juni 2024 setelah kampanye yang berkelanjutan oleh para aktivis pro-Palestina.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa AXA tidak lagi berinvestasi di First International Bank of Israel atau Mizrahi-Tefahot Bank setidaknya sejak 31 Desember 2022.

Kedua bank ini sebelumnya menjadi sasaran Eko dalam laporan tahun 2019 tentang dugaan keterlibatan keuangan AXA dalam kejahatan perang ‘Israel’.

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Dalam laporannya, Eko mengatakan bahwa meskipun AXA masih memiliki “sejumlah kecil” investasi di Bank Leumi, Axa mengaitkan “jumlah sisa ini dengan pelaporan dan akuntansi internal yang masih harus dilakukan dan menganggapnya sebagai divestasi penuh”.

Pada tahun 2016, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) membuat sebuah database perusahaan-perusahaan yang bekerja di permukiman ilegal ‘Israel’ dan mendaftarkan kelima bank tersebut sebagai perusahaan yang memberikan layanan kepada warga ‘Israel’ yang membantu mendukung dan mempertahankan permukiman ilegal di Tepi Barat yang diduduki.

Dalam laporannya, Eko juga mengklaim bahwa AXA telah sepenuhnya melakukan divestasi dari perusahaan senjata ‘Israel’, Elbit Systems, pada tahun 2019.

Elbit, yang diperdagangkan di bursa saham ‘Israel’ dan Nasdaq AS, telah menghadapi kritik baru atas pesawat tanpa awak yang digunakan dalam operasi militer di wilayah pendudukan.

Raksasa perdagangan Jepang, Itochu, memutuskan hubungan dengan Elbit pada awal tahun ini sebagai tanggapan atas keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) yang menyatakan bahwa ‘Israel’ melakukan genosida di Gaza.

Daphne Cronin, juru kampanye senior di kelompok akuntabilitas perusahaan Eko, memuji divestasi tersebut, namun mengatakan bahwa AXA masih “belum bebas dari jeratan hukum.”

“Kemenangan ini merupakan bukti tekanan publik dan apa yang terjadi ketika masyarakat memobilisasi untuk melawan aktor-aktor keuangan yang terlibat dalam kejahatan perang Israel,” ujar Cronin, yang memimpin kampanye Eko melawan AXA, kepada Middle East Eye pada Rabu (22/08/2024).

“Kami berharap hal ini mengirimkan sinyal kepada para pelaku keuangan lainnya bahwa mendanai apartheid dan kejahatan perang Israel bukanlah investasi yang baik.”

Berbasis di kota Haifa, Elbit memproduksi setidaknya 85 persen drone dan peralatan darat yang digunakan oleh tentara ‘Israel’.

Senjata-senjata buatan perusahaan ini dilaporkan telah digunakan di Gaza sejak 7 Oktober lalu dan juga dilaporkan telah digunakan di Tepi Barat yang diduduki ‘Israel’ dan Libanon selatan.

Fiona Ben Chekroun, Koordinator BDS untuk wilayah Eropa, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa “konfirmasi divestasi Axa dari semua bank Israel dan Elbit Systems merupakan tonggak penting bagi gerakan BDS dan sekutu-sekutu kami, dan mengikuti kampanye strategis selama bertahun-tahun untuk mengamankan dan melindungi hak-hak asasi manusia Palestina.

“Perusahaan-perusahaan mencoba membuat kita percaya bahwa mustahil untuk mengalahkan mereka, tetapi tekanan BDS berhasil, dan kami akan membangun kemenangan ini untuk memajukan pengejaran kami atas kebebasan, keadilan, dan kesetaraan,” tambahnya.

Juru bicara AXA menolak berkomentar atas laporan Eko, namun mengarahkan MEE pada pernyataan sebelumnya yang dibuat oleh CEO perusahaan asuransi raksasa tersebut, Thomas Buberl, yang membantah bahwa perusahaannya memiliki hubungan dengan bank-bank ‘Israel’.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AxaBDSBoikot Divestasi dan Sanksiisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemukim ‘Israel’ Lakukan Penodaan, Gelar Festival Musik dan Tenggak Miras di Masjid Ibrahimi
Tulisan selanjutnya Pakar: Bergaya Hidup Instan, Mental Remaja Indonesia dalam Kondisi Darurat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?