Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ribuan Anak di Prancis Tidur di Jalanan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2024 08:07 8:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2024 08:07
Bagikan
visa
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 2.000 anak di Prancis setiap malam tidur di jalanan, menurut laporan tahunan Unicef.

Unicef Prancis dan Federation of Solidarity Actors (FAS) dari hasil surveinya yang dirilis hari Kamis (29/8/2024) menemukan bahwa sedikitnya 2.043 anak, termasuk 467 berusia di bawah 4 tahun, tidur di jalanan pada malam hari tanggal 19 Agustus tahun ini, lansir AFP.

Perwakilan Unicef di Prancis Adeline Hazan mengatakan bahwa banyaknya anak-anak yang tidur di jalanan merupakan “pelanggaran mencolok terhadap prinsip-prinsip Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Anak”, yang telah diratifikasi oleh Prancis.

“Kami sangat, sangat khawatir melihat bahwa situasinya bukannya membaik, tetapi justru memburuk dari tahun ke tahun,” kata Hazan kepada kantor berita AFP.

Jumlah anak yang tidur di jalanan tahun ini naik 3 persen dibandingkan dengan Agustus 2023, 27 persen dibandingkan dengan 2022, dan naik 120 persen dari tahun 2020.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Hasil survei tersebut kemungkinan besar tidak mencerminkan jumlah sebenarnya, karena survei itu tidak menghitung keluarga yang tidak menghubungi nomor pengaduan darurat, mereka yang tinggal di menumpang di bangunan kosong secara liar atau anak-anak di bawah umur tanpa pendamping.

“Ini adalah tragedi ketika Anda mengetahui konsekuensinya yang membahayakan, mulai dari kesehatan mental hingga pendidikan,” kata Hazan, beberapa hari sebelum dimulainya tahun ajaran 2024/2025.

Kedua organisasi tersebut mengatakan situasi tersebut merupakan akibat dari kebijakan pemerintah di bidang perumahan yang hanya bersifat jangka pendek, berfokus pada pengusiran penghuni liar dan pemotongan bantuan perumahan bagi kelompok paling rentan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anakPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lazisnu Bantu Bebaskan TKW Cikarang yang Terancam Hukuman Mati di Saudi
Tulisan selanjutnya Islamic Center Hamburg Dinyatakan Terlarang Pemimpinnya Diusir dari Jerman

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?