Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Islamic Center Hamburg Dinyatakan Terlarang Pemimpinnya Diusir dari Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2024 11:12 11:12 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2024 11:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Surat perintah deportasi atas Mohammad Hadi Mofatteh, bekas kepala Islamic Center Hamburg (IZH), pekan ini dikeluarkan oleh pohak berwenang Jerman, lima pekan setelah organisasinya dinyatakan terlarang, kata seorang juru bicara Kementerian Dalam Negeri Hamburg hari Rabu (28/8/2024).

Itu artinya tokoh Syiah berusia 57 tahun itu disuruh meninggalkan Jerman dalam waktu 14 hari atau akan dideportasi ke negara asalnya, Iran, atas biaya sendiri, kata jubir tersebut.

Mofatteh juga dilarang untuk masuk kembali ke Jerman atau singgah di negara itu. Apabila melanggar, dia terancam dijebloskan ke dalam penjara selama tiga tahun, lansir DW.

IZH, yang dipimpin oleh Mottafeh sejak tahun 2018 sampai penutupan paksa pada bulan Juli tahun ini, menurut dinas intelijen domestik Jerman dikontrol oleh Iran.

Tidak hanya itu, organisasi itu dituding sebagai ekstremis Islam dan menganut ideologi totalitarian, kata Mendagri Jerman Nancy Faeser dalam sebuah pernyataan yang dirilis guna membenarkan penutupan IZH.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Ideologi Islamis ini bertentangan dengan martabat manusia, hak-hak perempuan, peradilan yang independen dan pemerintahan demokratis kita,” katanya, tetapi menekankan bahwa langkah tersebut tidak ditujukan untuk menentang Islam sebagai agama.

Kementerian yang dipimpin Fraser menilai IZH bertindak sebagai “perwakilan dari pemimpin tertinggi Revolusi Islam” dan menyebarkan ideologi ini secara agresif dan militan.

Mottafeh dipandang oleh dinas intelijen domestik Jerman di Hamburg, Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi (BfV), sebagai corong suara Ayatollah Ali Khamenei di Jerman.

Pelarangan terhadap IZH juga berarti penyitaan terhadap bangunan “Masjid Biru” yang terletak di sebuah kawasan mahal di tepi Danau Outer Alster di kota pelabuhan tersebut.

Bangunan tersebut, yang resminya bernama Masjid Imam Ali, saat ini berada di bawah kendali pemerintah Jerman.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HamburgIslamc CenterJerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya visa Ribuan Anak di Prancis Tidur di Jalanan
Tulisan selanjutnya Anggota Pansus DPR RI Semprot Kemenag Dinilai Tak Patuhi Aturan Kuota Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?