Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Erdogan: Hamas Berperang Atas Nama Umat Membela Tanah Islam

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 September 2024 17:42 5:42 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 September 2024 17:55
Bagikan
Presiden Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan hari Sabtu memperbarui seruannya kepada negara-negara Muslim untuk bersatu menghentikan serangan kekerasan penjajah ‘Israel’ terhadap warga Palestina yang telah berlangsung selama hampir setahun.

Daily Sabah melaporkan bahwa Erdogan juga menekankan dukungan Turki terhadap pejuang pembebasan Palestina, Hamas, yang dicap sebagai kelompok “teroris” oleh beberapa negara Barat penduduk Zionis, namun dianggap oleh Ankara sebagai gerakan pembebasan.

“Hamas berperang atas nama umat Islam. Mereka tidak hanya membela Gaza tetapi juga tanah Islam dan Turki,” kata Erdogan seperti dikutip Daily Sabah.

Dalam pidatonya di sebuah acara di provinsi barat laut Kocaeli, Erdogan mengatakan negara-negara Muslim harus membentuk aliansi untuk melawan meningkatnya ancaman pemerintahan Netanyahu di ‘Israel’.

“Ini bukanlah perang antara ‘Israel’ dan Palestina, namun sebaliknya, ini adalah pertarungan antara cita-cita ekspansi Zionis dan umat Islam yang mempertahankan tanah airnya. Beberapa negara Muslim dan sebagian masyarakat di Turki melakukan kesalahan besar dengan menutup mata terhadap isu ini,” ujarnya.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Satu-satunya langkah yang akan menghentikan arogansi ‘Israel’, tirani ‘Israel’ dan terorisme negara ‘Israel’ adalah aliansi negara-negara Islam,” kata Erdogan.

Ia menegaskan, menentang kekerasan rezim Zionis ‘Israel’ merupakan kewajiban dalam Islam, selain dianggap sebagai tugas nasional dan patriotik.

“Semua negara Muslim harus mengambil sikap bersama melawan pendudukan ‘Israel’.”

“Satu-satunya langkah untuk menghentikan arogansi, tirani dan kekerasan negara ‘Israel’ adalah aliansi negara-negara Islam,” kata Erdogan.

Membentuk aliansi

Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyerukan kepada negara-negara Islam segera membentuk aliansi untuk menghadapi ‘Israel’. Alasannya, ancaman ekspansi ‘Israel’ terus berkembang.

Pernyataan itu menyusul kematian Aysenur Ezgi Eygi akibat ditembak personel ‘Israel’ Defense Force (IDF) di Tepi Barat, Jumat (6/9/2024).

Perempuan blasteran Amerika-Turkiye yang ikut berunjuk rasa bersama International Solidarity Movement, sebuah kelompok pro-Palestinian, yang menentang pendudukan ‘Israel’.

Nahas, gadis berusia 26 tahun itu tewas oleh peluru yang ditembakkan tentara IDF.

“Satu-satunya langkah yang akan menghentikan arogansi, kebanditan, dan terorisme ‘Israel’ ialah aliansi negara-negara Islam,” ujar Erdogan saat menghadiri forum sekolah Islam di dekat Istanbul, Sabtu (7/9/2024).

Turkiye kini menggencarkan upaya untuk meningkatkan hubungannya dengan negara-negara di Timur Tengah.

Menurut Erdogan, negerinya telah mempererat hubungan dengan Mesir dan Suriah untuk membentuk sebuah garis solidaritas guna menentang ancaman ekspansi ‘Israel’ yang berkembang.

Pada Rabu lalu (4/9/2024), Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi mengunjungi Ankara, Turkiye, guna menemui Erdogan.

Al-Sisi yang memimpin Mesir sejak 2014, kembali dilantik menjadi presiden untuk periode ketiga pada April lalu.

Genosida ‘Israel’ ke Gaza dimulai sejak Oktober tahun lalu telah merenggut lebih dari 40.000 nyawa warga Gaza dan wilayah Palestina lainnya, sebagian besar perempuan dan anak-anak, serta melukai ribuan lainnya. *

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlineislampalestinaPresiden TurkiRecep Tayyip Erdogantanah Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jusuf Kalla Sebut Mendikbud Nadiem Makarim Menteri Jarang Ngantor
Tulisan selanjutnya Surat-Surat Tokoh Islam Indonesia untuk Paus yang Masih Relevan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Tak Mau Angkut Senjata 'Israel', Lufthansa Tetapkan Embargo
BeritaIptekes

Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Berita Iptekes
27 Agustus 2026 23:34
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?