Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Isu Keluarga dan Perkawinan Jadi Tema Pemilu di Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2017 08:54 8:54 am
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2017 08:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri utama negara Bagian Bavaria, Jerman, mengajukan kampanye pemilu tahun ini menarget keluarga-keluarga tradisional, sementara hasil jajak pendapat menunjukkan banyak orang menginginkan “perkawinan untuk semua,” yang berarti isu perkawinan homoseksual juga diperhatikan.

Dilansir Deutsche Welle Ahad (2/4/2017), dalam wawancara dengan koran Bild am Sonntag, ketua partai Uni Kristen Sosialis (CSU) di Bavaria, mitra partainya Kanselir Angela Merkel CDU, menyatakan bahwa dia sudah menetapkan apa yang seharusnya menjadi pusat perhatian dalam pemilu September mendatang.

Menteri Utama Bavaria Horst Seehofer mengatakan, “CSU, bersama dengan CDU, akan menjadikan keluarga yang memiliki anak sebagai tema utama dalam pemilu.”

“Saya sudah membicarakan dengan kanselir tentang subyek itu beberapa kali, “ imbuh Seehofer. “Seharusnya ada paket kebijakan kuat untuk menghadapi serangan berorientasi keluarga di Jerman.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sekarang ini, CSU mempertimbangkan lima poin program kebijakan untuk keluarga beranak.Menurut laporan Bild, kebijakan iitu termasuk tunjangan sekaligus (satu kali bayar) untuk pembelian keperluan bayi pertama dalam sebuah keluarga, kenaikan potongan pajak pendapatan bagi orangtua untuk setiap anak yang dimilikinya, pembukaan rekening bank untuk membayar biaya pendidikan anak yang mana negara akan ikut memberikan kontribusi di dalamnya, penghapusan biaya penitipan anak secara bertahap dan pengurangan iuran asuransi bagi keluarga berpendapatan rendah.

Sebelum akhir Mei, CSU -yang hanya berpolitik di Bavaria- akan memutuskan dua atau tiga dari kebijakan itu yang harus dimasukkan dalam agenda kampanye di tingkat federal bersama mitra politiknya partai CDU. Tidak seperti CSU yang hanya berpolitik di wilayah negara bagian Bavaria, CDU berpolitik di seluruh penjuru Jerman.

Sementara itu pada saat yang sama, jajak pendapat yang dilakukan Emnid untuk Bild perihal perkawinan sesama jenis menunjukkan bahwa 75 persen responden menginginkan agar perkawinan homoseksual disetarakan secara legal dengan perkawinan tradisional antara seorang perempuan dan seorang lelaki. Sebanyak 20 persen dari 501 yang ditanyai Emnid mengaku menentang kesetaraan dalam hukum bagi pasangan homoseksual. Sisanya 5 persen mengaku tidak punya pendapat soal itu.

Pada bulan Januari, survei yang dilakukan Biro Anti-Diskriminasi Federal (ADS) menunjukkan 83 persen responden mengatakan perkawinan antara 2 pria atau 2 wanita seharus diperbolehkan.

Sejak 2001 ada ketentuan hukum khusus bagi pasangan homoseksual di Jerman yang menyatakan bahwa mereka tidak diperbolehkan mengadopsi anak.

Kanselir Merkel pernah berkomentar bahwa dia sendiri tidak yakin tentang konsekuensi anak-anak yang tinggal atau hidup bersama pasangan homoseksual.

Martin Schulz, politisi Partai Sosial Demokrat yang mencalonkan diri menjadi kanselir dalam pemilu mendatang, mendukung kesetaraan legal bagi kaum pecinta sesama jenis dan menyeru agar isu tersebut dijadikan bahan kampanye partainya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kader Mahasiswa Muhammadiyah Ditangkap Polisi, Fokal IMM Desak Pembebasan
Tulisan selanjutnya Pegiat Parenting: Mengurus Mesin Saja Butuh Waktu 4 Tahun Belajar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Pengangguran di China Lahirkan Industri Baru: Kantor untuk “Pura-pura Bekerja”

Feature
13 Juli 2026 06:38
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?