Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Hakim Ziyech Kecam Pemerintah Maroko yang ‘Dukung’ Genosida Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 September 2024 00:08 12:08 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 September 2024 06:00
Bagikan
Hakim Ziyech Kecam Pemerintah Maroko atas Genosida Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemain sepakbola keturunan Maroko-Belanda, Hakim Ziyech, mengecam pemerintah Maroko karena “mendukung” Genosida Gaza karena mempertahankan hubungan dengan ‘Israel’.

Pemain Galatasaray itu pada Jumat (20/09/2024) mengunggah ulang sebuah video Instagram yang menunjukkan tentara ‘Israel’ melemparkan mayat-mayat warga Palestina yang terbunuh dari atap bangunan di Tepi Barat yang diduduki.

Sedikitnya tujuh warga Palestina tewas dalam serangan ‘Israel’ di kota tersebut pada hari Kamis.

Video yang dibagikan oleh Ziyech menunjukkan seorang tentara ‘Israel’ mendorong salah satu mayat warga Palestina yang tewas dengan kakinya ke tepi atap, dan akhirnya melemparkan mayat tersebut dari atap.

Ziyech menulis, “Mari kita perjelas satu hal. Pers*tan dengan ‘Israel’ dan setiap negara lain yang mendukung perilaku seperti ini. Bebaskan Palestina.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Ia kemudian menuduh pemerintah Maroko terlibat dengan ‘Israel’ dalam penindasan terhadap warga Palestina, dan menunjukkan bahwa Maroko mempertahankan hubungan dengan penjajah ‘Israel’ selama perang Gaza.

Di postingan selanjutnya, Ziyech mengatakan bahwa komentar sebelumnya ecara khusus ditujukan kepada “pemerintah negara kita sendiri [Maroko] yang mendukung genosida dan semua negara yang mendukungnya.”

“Memalukan. Cukup sudah,” tambahnya.

Pemain timnas Maroko itu juga menyerukan kepada warga Maroko di seluruh negeri dan orang-orang di seluruh dunia untuk terus menyuarakan dukungan terhadap Palestina dan perjuangan kemerdekannya.

Pernyataan Hakim Ziyech yang mendukung Palestina telah memicu reaksi beragam di antara para follower dan masyarakat Maroko.

Banyak warganet memuji sang pesepakbola karena menggunakan platformnya untuk menyuarakan penderitaan warga Palestina.

“Seorang [orang] yang memikul tim nasional Maroko di punggungnya selama bertahun-tahun, dan yang selalu berdiri teguh pada isu-isu prinsip. Bravo,” tulis jurnalis olahraga Layla Hamed di X.

Kritik Ziyech terhadap pemerintah Maroko muncul di tengah meningkatnya tekanan terhadap pemerintah Maroko untuk mempertimbangkan kembali hubungannya dengan ‘Israel’.

Meskipun masyarakat Maroko setia mendukung Palestina dan mengecam ‘Israel’, belum ada indikasi kesepakatan normalisasi tahun 2020 antara Maroko dan Israel akan ditinjau.

Sejak 7 Oktober, jalan-jalan di Maroko telah menyaksikan ribuan orang berdemonstrasi menentang tindakan ‘Israel’ dan menyuarakan ketidakpuasan terhadap hubungan pemerintah mereka dengan entitas Zionis ‘Israel’.

Maroko menormalkan hubungan dengan ‘Israel’ pada tahun 2020 sebagai bagian dari Kesepakatan Abraham, sebuah kesepakatan yang ditengahi oleh AS yang juga mencakup UEA, Bahrain, dan Sudan.

Sebagai imbalannya, AS mengakui klaim kedaulatan Maroko atas Sahara Barat, wilayah yang disengketakan, dan Maroko menerima peningkatan hubungan perdagangan dan investasi dengan AS dan ‘Israel’.

Pembantaian ‘Israel’ di Gaza, yang kini memasuki bulan ke-12, telah menewaskan sedikitnya 41.391 warga Palestina sejak Oktober lalu.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaHakim ZiyechHeadlineisraelmarokoNormalisasi Hubunganpalestinatimnas maroko
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kudeta Gagal Kongo Kongo Hukum Mati Warga AS yang Terlibat Upaya Kudeta Gagal
Tulisan selanjutnya Marcellus Khalifa Williams Imam Williams Telah Dieksekusi Mati, Ini Kata-Kata Terakhirnya: ‘Alhamdulillah di Setiap Keadaan’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?