Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rusia Larang Adopsi dari Negara yang Bolehkan Ganti Kelamin

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 September 2024 23:34 11:34 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 September 2024 05:00
Bagikan
Adopsi Anak Rusia
Bagikan

Hidayatullah.com – Rusia mensahkan rancangan undang-undang yang akan melarang warga dari negara-negara yang mengizinkan perubahan jenis kelamin untuk mengadopsi anak Rusia.

RUU tersebut disahkan Parlemen Rusia pada Rabu (25/09/2024) dengan suara bulat, dengan 397 suara mendukung dan 1 suara menolak. Parlemen menyebut bahwa keputusan ini penting untuk menegakkan “nilai-nilai tradisional negara.

Jika lolos, nantinya UU tersebut akan melarang warga negara yang membolehkan “perubahan jenis kelamin melalui intervensi medis, termasuk dengan penggunaan obat-obatan”, atau mengizinkan individu untuk mengubah jenis kelamin mereka pada dokumen identitas resmi.

Tahun lalu, Rusia menerbitkan larangan perubahan jenis kelamin secara administratif ataupun medis. Aktivis liberal melihat ini sebagai bagian dari tindakan keras terhadap hak-hak LGBT.

Undang-undang terbaru tentang adopsi, yang secara konseptual telah disetujui oleh pemerintah, mendapat dukungan dari Duma Negara, majelis rendah parlemen, dalam tiga kali pembacaan.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

RUU ini masih harus disahkan dalam dua pembacaan lagi dan disetujui oleh majelis tinggi sebelum ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin.

Para perancang RUU menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk melindungi anak-anak Rusia yang diadopsi dari kondisi berbahaya di negara NATO, yang mendukung Ukraina dalam perang melawan Beruang Merah.

“Keputusan ini ditujukan untuk melindungi anak-anak dan nilai-nilai tradisional,” kata Vyacheslav Volodin, ketua Duma dan sekutu dekat Putin, setelah pemungutan suara.

“Penting untuk melindungi anak-anak kita dari bahaya yang mungkin mereka hadapi ketika mereka diadopsi atau diasuh oleh warga negara asing yang memperbolehkan perubahan gender,” tambah Volodin.

Awal bulan ini, dalam sebuah wawancara dengan media Rusia, Volodin mengatakan bahwa Eropa dan Amerika Serikat “sakit” karena mengizinkan pergantian kelamin, menyerang orang-orang “yang kemarin adalah laki-laki dan sekarang menyebut diri mereka perempuan”.

Jumlah adopsi terhadap anak-anak Rusia oleh warga asing telah menurun drastis sejak 2012, ketika Rusia melarang orang Amerika untuk mengadopsi. Hal ini hampir berhenti sama sekali sejak Rusia melancarkan invasi besar-besaran ke Ukraina pada 2022.

Pada 2023, hanya enam anak Rusia yang diadopsi oleh warga negara asing, menurut angka resmi, kantor berita AFP melaporkan.

Menurut angka pemerintah yang dikutip media Rusia, 358.000 anak berada di panti asuhan pada awal tahun ini.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adopsianakLarangan AdopsilgbtrusiaYatim Piatu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kemiskinan Israel Perang Gaza Akibatkan Ekonomi Merosot, Kemiskinan Mengancam ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Konser Amal Orkestra untuk Palestina Orkestra Australia Gelar Konser Amal untuk Palestina, Menampilkan 200 Musisi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia

Berita
11 Oktober 2026 20:48
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Berita

Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

13 Oktober 2026 17:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?