Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dalam 2 Hari Saja, Serangan Hizbullah Buat ‘Israel’ Merugi Rp15 Triliun

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 September 2024 23:57 11:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 September 2024 07:00
Bagikan
Operasi perlawanan di Lebanon telah menargetkan benteng situs Al-Abad, milik tentara penjajah ‘Israel’ dengan menggunakan senjata anti-tank
Bagikan

Hidayatullah.com – Hanya dalam dua hari, serangan-serangan Hizbullah telah menyebabkan pasukan penjajah Israel mengalami kerugian besar mencapai 4 miliar shekel atau Rp 15 Triliun .

Israel Broadcasting Corporation (KAN) pada Rabu (25/09/2024) melaporkan bahwa serangan “Israel” ke Lebanon pada hari Senin telah menelan kerugian sekitar 650 juta shekel ($173 juta). Para pejabat Zionis menegaskan bahwa jika serangan udara di Lebanon terus dilakukan selama lebih dari 10 hari, maka akan membutuhkan persetujuan untuk penambahan anggaran.

Seorang reporter Radio Angkatan Darat penjajah Israel menyatakan, “Tidak ada satu pun wilayah di Israel yang berada di luar zona tempur selama 24 jam terakhir, dari Gunung Hermon hingga Lembah Arava.”

Media Israel juga mengutip seorang mantan pejabat dari dinas keamanan Shin Bet yang mengatakan, “Kemampuan Hizbullah untuk meluncurkan roket ke arah Israel tengah tidak boleh diremehkan.”

Mantan pejabat tersebut menambahkan, “Apa yang dilakukan [pemimpin Hizbullah] Nasrallah hari ini hanyalah contoh kecil dari apa yang dia miliki.”

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Dalam sebuah wawancara dengan Channel 12 Israel , pensiunan brigadir jenderal Israel dan mantan penasihat keuangan untuk kepala staf militer, Reem Aminoach, mengatakan bahwa meningkatnya penggunaan pencegat rudal merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap peningkatan signifikan dalam biaya operasional harian.

“Saat pencegat ini dikerahkan, biaya meroket,” kata Aminoach.

Lebih lanjut, Aminoach menjelaskan bahwa biaya langsung dari perang ini mencapai sekitar 130 miliar shekel. Namun, ketika biaya tidak langsung diperhitungkan, yang pada akhirnya harus diatasi oleh pemerintah, totalnya bisa mencapai 250 miliar shekel.

“Ini adalah kejadian yang sangat mahal, dan pemerintah harus mengelolanya dengan baik,” ia memperingatkan.

Hizbullah, kelompok Lebanon yang didukung Iran, telah memperluas target serangannya di “Israel”. Hizbullah selalu menegaskan serangan mereka merupakan bentuk solidaritas terhadap Gaza dan kelompok perlawanan Palestina.

Dalam sebuah analisis baru-baru ini, The Economist mencatat bahwa perang skala penuh antara “Israel” dan Hizbullah merupakan “skenario mimpi buruk” bagi perekonomian Zionis.

Menurut laporan tersebut, perang seperti itu akan sangat merusak pertumbuhan ekonomi “Israel”, bahkan mungkin lebih besar daripada dampak dari operasi 7 Oktober yang dilakukan oleh Perlawanan Palestina.

Ekonomi pada masa perang sangat genting, mengharuskan pemerintah untuk membiayai militernya, biasanya melalui pengeluaran defisit, sambil mempertahankan kekuatan ekonomi yang cukup untuk mengelola hutang pasca perang, tambah laporan tersebut.

Namun, skenario yang paling mengkhawatirkan saat ini yang dihadapi entitas penjajahan adalah perang akan meluas ke pusat-pusat komersial utamanya, termasuk Tel Aviv. Bahkan eskalasi militer yang lebih terbatas di wilayah utara dapat mendorong ekonomi “Israel” ke jurang, laporan itu memperingatkan.

Pengeluaran militer diperkirakan akan meningkat secara signifikan, sehingga semakin membebani sumber daya keuangan negara.

Menambah tantangan-tantangan ini, bank-bank Israel menghadapi arus keluar modal yang substansial, karena para investor berusaha memindahkan dana mereka ke luar negeri.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiHizbullahisraelLebanonPerang Palestina-Israelsolidaritas palestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Konser Amal Orkestra untuk Palestina Orkestra Australia Gelar Konser Amal untuk Palestina, Menampilkan 200 Musisi
Tulisan selanjutnya Ritual Mandi di Sungai Berubah Petaka, 37 Anak Tewas Tenggelam di India

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?