Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banjir di Niger Mengakibatkan 1,1 Juta Orang Kehilangan Tempat Tinggal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Oktober 2024 17:02 5:02 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Oktober 2024 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Banjir hebat yang disebabkan oleh hujan lebat menimbulkan banyak kerusakan di Niger sejak Juni, menewaskan 339 orang dan membuat lebih dari 1,1 juta orang menjadi pengungsi, kata pihak berwenang.

Cuaca ekstrem menghancurkan rumah-rumah, memusnahkan ternak, dan menghabiskan persediaan makanan.Banjir tahun ini jauh lebih merusak daripada tahun-tahun sebelumnya, dengan beberapa wilayah mengalami peningkatan curah hujan hingga 200 persen, menurut badan meteorologi nasional. Ibu kota Niamey termasuk di antara daerah yang paling parah terkena dampak.

Banjir bukanlah hal yang jarang terjadi di Niger, di mana musim hujan berlangsung dari bulan Juni sampai September, tetapi skala kehancurannya tidak pernah separah ini sebelumnya, lansir RFI Rabu (9/10/2024).

Hujan deras juga telah menghancurkan sebuah masjid bersejarah di Zinder, kota terbesar kedua di negara itu. Masjid yang dibangun pada pertengahan abad ke-19 tersebut merupakan bangunan ikonik di negara berpenduduk mayoritas Muslim itu.

Banjir telah memaksa pemerintah untuk menunda dimulainya tahun ajaran hingga akhir Oktober, karena banyak sekolah rusak dan beberapa sekolah diubah fungsinya menjadi tempat penampungan bagi keluarga-keluarga yang terdampak banjir.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Banjir yang semakin parah itu merupakan bagian dari pola yang lebih luas dari peristiwa cuaca ekstrem di Sahel yang berkaitan dengan perubahan iklim.

Para ilmuwan telah memperingatkan bahwa peningkatan emisi karbon dari bahan bakar fosil menyebabkan musim hujan yang lebih panjang dan lebih lebat di negara-negara seperti Niger.

Pada tahun 2022, 195 orang meninggal dalam kondisi serupa. Upaya untuk mengurangi dampak banjir menjadi semakin mendesak.

Sementara itu negara tetangga Mali juga menghadapi bencana tersendiri, dengan lebih dari 40 orang tewas dan ribuan orang mengungsi.

Pemerintah sudah meminta bantuan dari masyarakat internasional, mengharapkan dana €4,5 juta untuk mengatasi kerusakan material dan mencegah risiko kesehatan akibat banjir.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:banjir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI Kembali Tegaskan Larangan Penggunaan Nama, Bentuk, Produk yang Diharamkan
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Peringatan Satu Tahun Thaufanul Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?