Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pizza Plus Kokain Paling Laris di Düsseldorf Jerman Digerebek Aparat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Oktober 2024 17:49 5:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Oktober 2024 17:48
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Praktik perdagangan kokain berkedok kedai pizza dibongkar oleh aparat setelah hasil pengamatan menemukan bahwa salah satu menu di sebuah toko paling laris dibeli konsumen di kota Düsseldorf, Jerman.

Pizza Nomor 40 sejak lama merupakan menu terlaris di sebuah kedai pizza di Düsseldorf, sampai akhirnya polisi mengetahui penyebabnya adalah adanya bungkusan kokain di balik lembaran pizza tersebut.

Pihak berwenang mengatakan bahwa pengungkapan skema perdagangan narkotika tersebut memungkinkan mereka membongkar jaringan kejahatan terorganisasi di negara bagian terpadat di Jerman, Nordrhein-Westfalen (NRW).

Sekitar 150 petugas, termasuk dari unit pasukan elit, pekan lalu menggeledah 16 properti di sembilan kota di Jerman, menangkap tiga tersangka dan menyita sejumlah senjata, lapor kantor berita DPA seperti dilansir The Guardian Selasa (22/10/2024).

Inspektur Kepala Michael Graf von Moltke mengatakan pihak kepolisian sejak bulan Maret sudah mengamati sebuah kedai pizza, yang terletak di sebuah distrik pesta populer di Dusseldorf, ketika petugas inspeksi makanan yang melakukan pemeriksaan rutin menemukan adanya narkoba di dapur.

Baca Juga

PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda

Bagian penyidik narkotika kemudian mengawasi kedai itu dan menyadari bahwa Pizza Nomor 40 merupakan favorit pelanggan.

“Itu adalah salah satu menu pizza yang paling laku,” kata Von Moltke. Sebungkus kokain diletakkan di bawah setiap pizza. “Itu merupakan hal baru dan mengejutkan bagi kami karena pemiliknya tidak pernah dituduh melakukan kejahatan narkoba.”

Slogan iklan kedai pizza itu berbunyi, “Kami mengantarkan apapun ke rumah Anda.”

Tidak jelas berapa harga yang ditetapkan oleh kedai tersebut untuk Nomor 40 atau apa saja toppingnya. “Bahkan kalaupun kami tahu, kami tidak akan mengungkapnya ke publik,” kata seorang juru bicara polisi.

Ketika petugas datang untuk memeriksa pemilik toko, pria Kroasia berusia 36 tahun, bergegas melemparkan tas berisi narkoba ke luar jendela. “Tas itu jatuh ke tangan petugas,” kata polisi.

Petugas berhasil menyita 1,6 kilogram kokain, 400 gram kanabis alias ganja dan uang tunai €268.000, sejumlah arloji mahal dan sepucuk pistol, sebuak kapak dan pisau panjang yang diyakini merupakan bagian dari persenjataan geng narkoba tersebut.

Dua hari setelah dilepaskan dari tahanan, karena pemilik kedai bersih tidak memiliki catatan kriminal sebelumnya, dia tidak kapok dan mulai berjualan Pizza Nomor 40 lagi, sehingga petugas dapat melacak jaringan pemasoknya.

Aparat akhirnya menemukan tersangka utama yaitu seorang pemuda kelahiran Rusia berusia 22 tahun yang pandai seni bela diri dan polisi mengenalnya, karena dia sebelumnya sudah pernah terjerat kasus narkoba.

Pemuda Rusia gembong narkoba ini dikenal brutal. Dia diduga berulang kali menyerang dan merampok pengedar narkoba saingannya, salah satunya diduga disandera selama dua malam sebelum sejumlah besar ganja dicuri dari rumah rivalnya tersebut.

Selain menangkap pemilik kedai pizza asal Kroasia dan pemuda kelahiran Rusia tersebut, polisi juga menciduk seorang pria Jerman berusia 30-an tahun dan seorang pria Maroko berusia 28 tahun di Haan dekat Düsseldorf. Mereka semua sekarang mendekam di sel tahanan.

Polisi juga menangkap 12 orang lain yang diduga sebagai tersangka.

Pemilik kedai pizza sudah meringkuk di tahanan sejak bulan Agustus dan tokonya sekarang ditutup.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanKokainpizza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Uang Bukan Satu-Satunya Tujuan Orang Bekerja Kreatif
Tulisan selanjutnya Erdogan dukung keputusan Melony Italia yang larang ibu pengganti untuk menentang LGBT Melawan LGBT, Erdogan Dukung Keputusan PM Italia Larang Kehamilan Lewat Ibu Pengganti

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Rusia Sempat Dituduh, Pipa Gas Nord Stream Ternyata Disabotase Tentara Ukraina

Berita
2 Juli 2026 17:16
PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang

Terbaru

  • Hubungan Agama dan Sains
  • PUI Dukung Perpres 111/2025 Soal LGBT, Ketahanan Keluarga Penting bagi Pertahanan Nasional
  • Al-Qur’an, Ulama, dan Lembaga Pendidikan Islam: Kompas Peradaban di Tengah Disrupsi Zaman
  • Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
  • Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran
  • Amerika dan Perang Salib Baru?
  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

5 Juli 2026 13:55
Berita

Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

5 Juli 2026 06:08
Berita

Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

5 Juli 2026 05:35
Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?