Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

5 Orang Meninggal 22 Luka dalam Serangan Teror  Menarget Pusat Industri Dirgantara Turki

Ahmad
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2024 05:17 5:17 am
Ahmad
Dipublikasikan 24 Oktober 2024 05:15
Bagikan
5 orang meninggal, 22 lainnya terluka dalam serangan “teror” menargetkan fasilitas utama Pusat Dirgantara Turki/TAI atau TUSAS di ibu kota Ankara
Bagikan

Hidayatullah.com—Sebanyak 5 orang meninggal,  22 lainnya terluka dalam serangan “teror” menargetkan fasilitas utama Pusat Dirgantara Turki/TAI atau TUSAS di ibu kota Ankara hari Rabu, (23/10/2024).

Presiden Recep Tayyip Erdoğan mengutuk keras serangan teror ini. Erdogan mengatakan serangan itu menargetkan pusat pertahanan Turki.

https://twitter.com/Bharggavroy/status/1849160275783762305

Berbicara dalam pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kazan, di sela-sela pertemuan puncak BRICS, Erdoğan mengatakan dia mengutuk serangan teroris keji tersebut.

Dalam pernyataan yang diunggah di X kemudian, Erdoğan mengatakan perjuangan Turki melawan segala bentuk terorisme dan mereka yang mendukungnya, akan dilanjutkan dengan tekad dan pendekatan multidimensi, kutip media Turki, Daily Sabah.

Erdogan mengatakan bahwa serangan teroris yang “keji” terhadap markas besar TAI menargetkan kelangsungan hidup Turki, perdamaian rakyat, dan terobosan pertahanan yang bertujuan untuk “Turki yang Sepenuhnya Merdeka dan Berdaulat.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

“Bangsa kita harus tahu bahwa tangan-tangan kotor yang berusaha menggagalkan Turki pasti akan hancur; tidak ada struktur, tidak ada organisasi teroris, tidak ada poros kejahatan yang menyasar keamanan kita yang akan mampu mencapai tujuan mereka,” ujarnya.

“Perjuangan kita melawan semua jenis ancaman teroris dan pendukungnya akan terus berlanjut dengan tekad, tekad, dan cara yang multidimensi,” tegas Erdogan.

Dalam penyampaian rasa belasungkawa kepada para korban serangan dan seluruh rakyat, Presiden mendoakan agar para korban luka segera pulih.

Sementara itu, Erdoğan mempersingkat perjalanan BRICS-nya dan kembali ke Türkiye setelah serangan teroris mematikan.

Dari lima orang meninggal dan 22 yang terluka, dalam serangan menargetkan fasilitas utama Turkish Aerospace Industries Industri (Pusat Dirgantara Turki/TAI), empat korban adalah karyawan perusahaan TAI atau TUSAS.

Para pejabat menggambarkannya aksi ini sebagai “serangan teror”.  Menteri Dalam Negeri Ali Yerlikaya mengatakan dua penyerang – seorang pria dan seorang wanita – telah “dinetralkan”.

Yerlikaya mengatakan mereka “kemungkinan besar” terkait dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK) – kelompok pemberontak Kurdi yang terdaftar sebagai “organisasi teroris” oleh pemerintah Inggris, serta oleh AS dan Uni Eropa.

Salah satu perusahaan pertahanan terkemuka di Turki dan produsen senjata utama, TAI mempekerjakan 15.500 orang dan memiliki lokasi produksi yang luas meliputi area seluas lima juta meter persegi.

Didirikan pada tahun 1973, TAI melakukan desain, produksi, dan modernisasi pesawat yang dibutuhkan oleh Turki, serta kegiatan ekspor.

Perusahaan ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkuat industri pertahanan Turki melalui proyek-proyek penting yang telah direalisasikannya hingga saat ini.

Platform udara yang diproduksi di bawah koordinasi perusahaan, seperti Helikopter Serang dan Pengintaian Taktis T129 ATAK, Helikopter Serbaguna T70, dan kendaraan udara tak berawak ANKA dan AKSUNGUR, melayani pasukan keamanan.

Produk seperti Pesawat Latih Dasar HÜRKUŞ, Pesawat Latih dan Serang Ringan HÜRJET, serta Helikopter Serbaguna GÖKBEY sedang menunggu dengan penuh harap untuk masuk dalam inventaris, sementara pengujian untuk pesawat tempur tak berawak, ANKA III, sedang berlangsung secara intensif.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HeadlinePKKPresiden TurkiPusat Dirgantara Turkipusat pertahanan TurkiRecep Tayyip ErdoganSerangan TerorTAIterorTUSAS
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Empat Orang Dieksekusi di Iran Gegara Minol Oplosan Maut
Tulisan selanjutnya Calon Pemimpin Hizbullah, Hashem Safieddine Dipastikan Tewas Dibunuh 'Israel' Hizbullah Akui Kematian Hashem Safieddine

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?