Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Taiwan Tak Gentar Ancaman China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Oktober 2024 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Oktober 2024 12:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Taiwan Lai Ching-te mengatakan bahwa negaranya tidak gentar dan tidak akan menyerahkan wilayahnya satu inci pun, di tengah tekanan China yang terus mengklaim Taiwan dan pulau-pulau kecil di sekitarnya sebagai kedaulatannya.

“(Kami) tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah di Taiwan, Penghu, Kinmen, dan Matsu demi mempertahankan keutuhan tanah air kami,” kata Lai dalam pidatonya, mengacu pada pulau-pulau yang dikuasai Taipei.

Pidato itu disampaikan Lai hari Jumat (25/10/2024) saat berkunjung ke kepulauan kecil Kinmen dalam rangka peringatan ke-75 tahun kemenangan atas pasukan komunis dalam Pertempuran Guningtou.

“Pertempuran Guningtou membuat kita paham bahwa demokrasi dan kebebasan tidak boleh dianggap remeh, tetapi memerlukan upaya bersama dari generasi ke generasi untuk mempertahankannya,” kata Lai, seperti dilansir AFP.

Tanpa menyebut nama China, Lai menegaskan bahwa “kekuatan eksternal apa pun” tidak akan dibiarkan mengubah masa depan kepulauan tersebut.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Partai Komunis China tidak pernah memerintah Taiwan yang demokratis, tetapi Beijing mengklaim pulau itu sebagai bagian wilayahnya dan mengatakan tidak sungkan untuk menggunakan kekuatan senjata demi menguasainya.

Perselisihan antara Beijing dan Taipei bermula dari perang saudara antara pejuang komunis Mao Zedong dan pasukan nasionalis Chiang Kai-shek, yang kemudian melarikan diri ke Taiwan pada tahun 1949 setelah kekalahan mereka.

Kaum nasionalis memperoleh kemenangan penting atas kaum komunis dalam Pertempuran Guningtou di kepulauan Kinmen.

Lai, yang terpilih sebagai presiden pada bulan Mei dan lebih vokal daripada pendahulunya dalam membela kedaulatan Taiwan, di Kinmen juga menghadiri upacara peringatan pertempuran tersebut dan berjabat tangan dengan para veteran.

Dalam pidatonya, Lai mengatakan “tekad Taiwan untuk mempertahankan kedaulatan nasional” dan upaya “untuk menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan” tidak berubah.

Pasukan Taiwan melakukan latihan dengan amunisi sungguhan di Pulau Penghu perairan sempit sekitar Taiwan pada hari Kamis, beberapa hari setelah kapal perang Amerika Serikat dan Kanada berlayar melalui selat tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaTaiwan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota IRGC Iran Iran Anggarkan Separuh Pendapatan Ekspor Minyak dan Gas untuk Angkatan Bersenjata
Tulisan selanjutnya Desakan Penutupan Toko Miras Mencuat, Imbas Peristiwa Penusukan Santri Kerapyak

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?

Berita
27 Agustus 2026 11:44
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?