Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bantu Mediasi dengan Hamas, Qatar Malah Disebut ‘Negara Musuh’ oleh Israel

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 27 Oktober 2024 16:22 4:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 27 Oktober 2024 17:00
Bagikan
Emir Qatar
Bagikan

Hidayatullah.com – Qatar, yang terlibat dalam negosiasi untuk mengembalikan sandera ‘Israel’ yang ditahan di Gaza, disebut sebagai “negara musuh” oleh entitas Zionis.

Label itu disematkan menteri keuangan ‘Israel’ Bezalel Smotrich yang menyatakan penyesalan mendalamnya untuk mengirim Kepala Mossad David Barnea ke Qatar untuk berpartisipasi dalam negosiasi atas arahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Jumat.

“Qatar adalah negara musuh yang mendukung Hamas dan mendukung posisinya dalam negosiasi dan tujuannya adalah untuk mencegah kita menghancurkannya,” kata Smotrich di X, lansir MEMO pada Sabtu (26/10/2024).

Menurut Smotrich, melibatkan Qatar dalam negosiasi pertukaran tahanan dengan kelompok pejuang Palestina merupakan “kesalahan serius”.

“Qatar memiliki Al-Jazeera dan sangat merusak citra Israel di dunia dan upaya perang eksistensi kami,” imbuhnya.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Smotrich menyarankan bahwa satu-satunya cara untuk membawa kembali para sandera adalah: “Dengan menyerahnya Hamas melalui kelanjutan tekanan militer seperti yang saat ini dilakukan oleh para pejuang heroik kita di utara Jalur Gaza.”

Qatar, dari waktu ke waktu, terus menjadi target serangan politisi sayap kanan ‘Israel’ yang dipimpin ekstremis seperti Netanyahu dan Smotrich. Mereka meminta Barat untuk menekan Qatar agar membebaskan para sandera pada bulan Januari lalu.

Pemerintah Qatar belum mengomentari pernyataan Smotrich, namun Doha sebelumnya telah mengecam pernyataan-pernyataan yang dilontarkan oleh kelompok sayap kanan yang dipimpin oleh Netanyahu.

Pernyataan menteri keuangan ‘Israel’ tersebut muncul sehari setelah pengumuman mengenai keberangkatan Barnea ke Qatar pada hari Ahad mendatang untuk membahas kemungkinan melanjutkan negosiasi mengenai tawanan di Gaza.

Qatar memainkan peran penting dalam upaya mediasi untuk menghentikan perang genosida ‘Israel’ ke Jalur Gaza dan meluncurkan negosiasi tawanan. Pada November 2023, negosiasi ini mencapai kesepakatan besar di mana ratusan tawanan dipertukarkan dari kedua belah pihak.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASisraelnegosiasipertukaran tawananQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Muslim Eropa Tak Mampu Beli dan Sewa Rumah akibat diskriminasi Muslim Eropa Tak Mampu Beli dan Sewa Rumah Akibat Diskriminasi
Tulisan selanjutnya Netanyahu Diduga Berharap Trump Menang Pilpres Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?