Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

100 Karyawan Tuduh BBC Bias dengan Dukung ‘Israel’ dalam Liputan Pembantaian Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 2 November 2024 23:57 11:57 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 November 2024 06:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Ratusan orang, termasuk 100 karyawan BBC, menuduh perusahaan media Inggris tersebut memberikan liputan yang menguntungkan ‘Israel’ dalam pemberitaannya terkait perang dan pembantaian di Gaza.

Mereka, melalui sebuah surat, mengkritik kurangnya “jurnalisme berbasis bukti yang akurat” di BCC yang mengklaim sebagai penyiar berita internasional yang terpercaya, independen dan tidak memihak.

“Prinsip-prinsip dasar jurnalistik telah hilang dalam hal meminta pertanggungjawaban Israel atas tindakannya,” bunyi surat yang dikirimkan kepada direktur jenderal lembaga penyiaran Tim Davie dan CEO BBC Deborah Turness pada Jumat (01/11/2024).

Surat protes tersebut ditandatangani lebih dari 100 staf BBC yang tidak disebutkan namanya dan lebih dari 200 orang dari industri media, serta sejarawan, aktor, akademisi dan politisi.

“Konsekuensi dari peliputan yang tidak memadai adalah signifikan. Setiap laporan televisi, artikel, dan wawancara radio yang gagal menentang klaim Israel telah secara sistematis merendahkan martabat warga Palestina,” lanjut surat itu.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Perang genosida ‘Israel’ di Gaza hingga kini membunuh sedikitnya 43.259 warga Palestina dan melukai 101.827 orang sejak 7 Oktober 2023. Sementara 1.139 orang tewas selama aksi perlawanan besar-besaran yang dipimpin Hamas pada hari itu dan lebih dari 200 orang ditawan.

Para penandatangan meminta BBC untuk menerapkan komitmen editorial termasuk “menegaskan kembali bahwa Israel tidak memberikan akses kepada jurnalis eksternal ke Gaza; memperjelas jika tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung klaim Israel; memperjelas di mana Israel sebagai pelaku dalam tajuk berita; memasukkan konteks historis yang teratur sebelum Oktober 2023; dan secara tegas menantang perwakilan pemerintah dan militer Israel dalam semua wawancara”.

Surat tersebut mengatakan bahwa organisasi media Inggris seperti BBC, ITV dan Sky “menikmati tingkat kepercayaan publik yang tinggi” dan memiliki “kewajiban untuk mengikuti bukti-bukti yang ada”.

November lalu, lebih dari sebulan setelah ‘Israel’ memulai perangnya di Gaza, delapan jurnalis yang dipekerjakan oleh BBC menulis surat kepada Al Jazeera dan mengatakan bahwa BBC bersalah atas “standar ganda dalam memandang warga sipil”, karena mereka “tak bergeming” dalam melaporkan dugaan kejahatan perang Rusia di Ukraina.

“Organisasi ini tidak mewakili kami,” kata salah satu jurnalis kepada Al Jazeera.

“Bagi saya, dan tentu saja bagi orang-orang kulit berwarna lainnya, kami dapat melihat secara terang-terangan bahwa nyawa warga sipil tertentu dianggap lebih berharga daripada yang lain – bahwa ada semacam hierarki yang bermain.”

Perang ‘Israel’ kini telah meluas ke Lebanon, di mana setidaknya 2.897 orang telah terbunuh dan 13.150 lainnya terluka dalam serangan Israel sejak perang di Gaza dimulai.

BBC telah mempertahankan liputannya tentang perang di Gaza.

Menurut laporan media Inggris pada hari Jumat, juru bicara BBC mengatakan: “Ketika kami melakukan kesalahan atau membuat perubahan pada cara kami melaporkan, kami transparan.

“Kami juga sangat jelas kepada para pemirsa kami mengenai keterbatasan yang ada dalam peliputan kami – termasuk kurangnya akses masuk ke Gaza dan terbatasnya akses ke beberapa bagian di Lebanon, serta upaya kami yang terus menerus untuk membawa reporter ke daerah-daerah tersebut,” tambah juru bicara tersebut.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BBCBiasgenosida GazaisraelMedia BaratPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Skandal Spionase di Italia Ternyata Libatkan Mossad ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Bolivia Tuding Pendukung Mantan Presiden Morales Menyandera 200 Tentara

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?