Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kelompok Advokasi Muslim Terbesar AS Tetapkan Joe Biden sebagai Penjahat Perang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 November 2024 09:22 9:22 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 November 2024 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Kelompok hak sipil dan advokasi Muslim terbesar AS, Dewan Hubungan Islam-Amerika (CAIR) mendeklarasikan Presiden Joe Biden sebagai “penjahat perang” pada Rabu.

Deklarasi itu lantaran Biden memutuskan untuk terus mesuplai senjata ke ‘Israel’ meskipun entitas zionis tidak memenuhi tenggat waktu yang ditetapkan AS untuk mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza.

Keputusan Biden, menurut CAIR, sama halnya terlibat dalam kejahatan perang karena “dengan sengaja mendanai kejahatan perang yang melanggar hukum AS dan hukum internasional membuat Anda menjadi penjahat perang.”

“Kami mengutuk keras keputusan Presiden Biden untuk terus memasok senjata mematikan kepada pemerintah Israel secara ilegal, bahkan setelah (Perdana Menteri) Benjamin Netanyahu melanggar tenggat waktu 30 hari yang telah ditetapkan oleh pemerintah AS agar Israel menghentikan serangannya ke Gaza,” kata CAIR, lansir Anadolu pada Kamis (14/11/2024).

Menteri Luar Negeri Antony Blinken dan Menteri Pertahanan Llyod Austin pada 13 Oktober lalu menyurati rekan mereka di ‘Israel’, mendesak untuk segera memperbaiki kondisi kemanusiaan Gaza dalam 30 hari atau menghadapi konsekuensi. Meski pada akhirnya ‘Israel’ tidak menanggung konsekuensi apapun.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Surat tersebut menguraikan tuntutan spesifik, termasuk persyaratan untuk minimal 350 truk bantuan untuk memasuki Gaza setiap hari dan arahan untuk menahan diri untuk tidak mengadopsi undang-undang kontroversial yang akan melarang semua kegiatan badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) di Israel dan wilayah pendudukan.

Departemen Luar Negeri AS mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka tidak memiliki perubahan kebijakan untuk diumumkan.

“Kami, pada saat ini, belum membuat penilaian bahwa Israel telah melanggar hukum AS,” kata Deplu AS.

Delapan organisasi kemanusiaan, termasuk Anera dan Oxfam, menerbitkan sebuah laporan pada Selasa yang mengatakan bahwa Israel “tidak hanya gagal memenuhi kriteria AS yang mengindikasikan dukungan terhadap respon kemanusiaan, tetapi secara bersamaan mengambil tindakan yang secara dramatis memperburuk situasi di lapangan, terutama di Gaza utara.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASCAIRDewan Hubungan Islam-Amerikagenosida GazaMuslimPresiden Joe Biden
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya STEI SEBI Wisuda 230 Mahasiswa STEI SEBI Wisuda 230 Mahasiswa
Tulisan selanjutnya Media Ibrani: Pasukan ‘Israel’ Tidak akan Tinggalkan Gaza Sebelum 2026

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat

Berita
3 September 2026 14:11
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?