Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perusahaan Baja Jerman ThyssenKrupp akan Kurangi 11.000 Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 26 November 2024 10:51 10:51 am
Ama Farah
Dipublikasikan 26 November 2024 10:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Raksasa industri baja Jerman ThyssenKrupp Steel Europe, hari Senin (25/11/2024), mengumumkan rencana pengurangan jumlah pekerja dari 27.000 saat ini menjadi 16.000 dalam waktu enam tahun.

Perusahaan yang berpusat di Duisburg itu dalam sebuah pernyataan menuding semakin banyaknya baja impor murah, terutama dari Asia, yang menimbulkan “tekanan berat dan signifikan terhadap daya saing” sebagai penyebabnya.

“Langkah-langkah mendesak diperlukan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional Thyssenkrupp Steel sendiri dan untuk mencapai tingkat biaya yang kompetitif,” imbuhnya.

Sekitar 5.000 pekerja lini produksi dan administrasi di Eropa akan dikurangi pada akhir tahun 2030. Menurut rencana tersebut, setelah itu sebanyak 6.000 pekerjaan lagi akan dialihdayakan atau dihilangkan.

Untuk mengatasi kelebihan kapasitas di pasar, perusahaan berencana untuk mengurangi kapasitas produksi dari 11,5 juta metrik ton saat ini ke tingkat target masa depan 8,7 hingga 9 juta ton, lansir DW.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Pimpinan Thyssenkrupp, Dennis Grimm, mengatakan restrukturisasi itu bertujuan mengamankan prospek pekerjaan jangka panjang bagi sebanyak mungkin karyawan.

“Optimalisasi dan perampingan jaringan proses produksi kami secara menyeluruh diperlukan agar kami siap menghadapi masa depan,” katanya.

“Kami menyadari bahwa jalan ini akan memberatkan bagi banyak orang, terutama karena kami harus memangkas sejumlah besar pekerjaan dalam beberapa tahun mendatang agar dapat menjadi lebih kompetitif.”

Perusahaan baja itu mengatakan pihaknya berharap dapat menghindari PHK, dan sebaliknya berharap dapat mengurangi staf melalui pengunduran diri sukarela.

Bagi IG Metall, serikat yang mewakili kebanyakan pekerja Thyssenkrupp, rencana tersebut merupakan “malapetaka” bagi karyawan.

IG Metall saat ini juga sedang bernegosiasi dengan perusahaan raksasa otomotif Jerman Volkswagen yang berencana menutup 3 pabrik dan ribuan karyawannya.

Selain mengambil langkah-langkah untuk mengurangi biaya, perusahaan induk dan kebanyakan pemegang saham Thyssenkrupp bermaksud melanjutkan rencana untuk melepas divisi bajanya menjadi sebuah perusahaan independen yang yang berdiri sendiri sepenuhnya. Rencana yang satu ini mendapatkan perlawanan dari para pemimpin buruh.

Perusahaan energi asal negara Ceko, EPCG, saat ini memegang 20% saham di ThyssenKrupp Steel. Mereka memiliki rencana untuk meningkatkan kepemilikannya menjadi 50%.

ThyssenKrupp, yang produknya berkisar dari baja sampai kapal selam, mencatat total kerugian sebesar €1,5 miliar ($1,6 miliar) selama tahun keuangan 2023-24, setelah kehilangan sekitar €2 miliar pada tahun sebelumnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:JermanThyssenkrupp
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Asal Moccacino Bukan dari Italia, tapi dari Arab
Tulisan selanjutnya Suami Ceraikan Istri karena Bosan, Bolehkah dalam Islam?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?