Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Volkswagen Hengkang dari Xinjiang China Jual Pabrik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 November 2024 09:28 9:28 am
Ama Farah
Dipublikasikan 29 November 2024 09:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Raksasa otomotif Jerman Volkswagen (VW) hari Rabu (27/11/2024) mengumumkan akan menjual pabrik dan lintasan uji kendaraannya yang berada di Xinjiang, China, karena alasan ekonomi. China sejak lama dituding menggunakan tenaga kerja paksa orang-orang Uyghur yang merupakan mayoritas penduduk provinsi itu.

VW mengatakan akan menjual pabriknya yang terletak di ibu kota provinsi, Urumqi, dan fasilitas uji kendaraannya yang berada di Turpan.Seorang jubir perusahaan menyebutkan alasan ekonomi yang mendasari keputusan itu, lansir DW.

Penjualan VW tumbuh lebih lambat di tahun 2023 dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, bahkan tertinggal dari pesaing-pesaing domestiknya.

Perusahaan itu mengatakan akan memperpanjang sepuluh tahun kemitraannya dengan perusahaan China SAIC menjadi sampai 2040.

Keduanya mengatakan mereka skan menjual pabrik di Xinjiang ke SMVIC, salah satu unit usaha dari Shanghai Lingang Development, yang juga akan mengambil alih tenaga kerja pabrik tersebut.

Baca Juga

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Langkah VW di China ini seiring dengan keputusan perusahaan di kampung halamannya di Jerman yang berencana menutup tiga pabrik dan mengurangi ribuan karyawan, sebagai upaya untuk mengurangi beban biaya.

Keputusan itu diambil di tengah bayang-bayang perang tarif antara Uni Eropa dan China, setelah belum lama ini Brussels menetapkan tarif tinggi untuk impor kendaraan listrik dari China.

Dugaan penggunaan tenaga kerja paksa

Pabrik yang akan dijual tersebut berada di wilayah Provinsi Xinjiang, yang merupakan rumah bagi mayoritas etnis Uyghur.

Orang Uyghur merupakan kelompok etnis berbahasa Turkic yang kebanyakan memeluk agama Islam. Di sana juga tinggal etnis minoritas Kazakh dan Kyrgyz, yang juga kebanyakan Muslim.

Beijing berusaha mengubah komposisi demografi Xinjiang dengan mendatangkan orang-orang Han, suku mayoritas di China daratan, dan melakukan pembersihan budaya dan agama orang Uyghur, Kazakh dan Kyrgyz.

Organisasi-organisasi hak asasi manusia menuduh China menahan lebih dari satu juta orang, sebagian besar warga Uyghur, di “kamp-kamp pendidikan ulang” dan memanfaatkan mereka sebagai tenaga kerja paksa untuk menggarap berbagai produk.

Tahun lalu, beberapa kelompok aktivis mengajukan gugatan di Paris yang menarget perusahaan-perusahaan Prancis dan Amerika Serikat, menuding mereka ikut berperan dalam kejahatan kemanusiaan yang terjadi di Xinjiang karena mereka menggunakan subkontraktor China.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:chinaUyghurVolkswagenxinjiang
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Otoritas Palestina Bukanlah Perwakilan Negara? Ini 10 Hal yang Perlu Anda Tahu
Tulisan selanjutnya Khutbah Jumat: Remaja dalam Pusaran Pergaulan Bebas

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?