Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penjara Prancis Menampung Narapidana 4 Kali Kapasitas

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Desember 2024 17:36 5:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Desember 2024 17:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Penjara-penjara di Prancis saat ini kelebihan kapasitas, sel yang seharusnya diisi satu orang justru dihuni 4 narapidana.

Data Kementerian Kehakiman bulan lalu menunjukkan 80.130 narapidana dimasukkan ke dalam penjara yang kapasitasnya 62.357 orang. Puluhan penjara menampung dua kali lipat dari kapasitasnya, lansir RFI Selasa (3/12/2024).

Kepadatan terlihat sangat jelas di rumah tahanan yang menampung para terdakwa yang menunggu proses persidangan, di mana 21.000 orang memadati sel yang tersedia hingga 155,1 persen.

Sekitar 4.000 narapidana tidur di atas kasur tanpa dipan, kata Jean-Claude Mas, pimpinan International Prison Observatory.

“Itu artinya tiga sampai empat orang dijejalkan ke dalam sel berukuran 9m² yang sebenarnya dirancang untuk satu orang,” kata Mas kepada RFI.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Jumlah penjara sebenarnya bertambah dalam dua tahun terakhir, tetapi masih jauh dari mencukupi.

Pada 2017, tidak lama setelah naik ke puncak kekuasaan, Presiden Emmanuel Macron berjanji akan mengatasi masalah ini dalam kurun sepuluh tahun.

Menteri Kehakiman Didier Migaud akhirnya mengakui bahwa target untuk membangun 15.000 sel penjara baru sampai 2027 tidak akan tercapai.

“Kami menghadapi kesulitan dalam penjadwalan operasi konstruksi besar,” kata Migaud beralasan. Dia mengatakan bahwa 6.421 tempat harus beroperasi pada tahun 2027, dengan rencana penuh tertunda paling cepat hingga tahun 2029.

“Penjara itu penting, sebagai tempat untuk menghukum dan sekaligus melindungi warga negara,” kata Migaud. “Namun, penahanan harus dilakukan dalam kondisi yang aman bagi staf dan bermartabat bagi narapidana.”

“Untuk mengatasi kelebihan kapasitas, kita perlu mempertimbangkan semua cara yang memungkinkan, termasuk tindakan alternatif selain memenjarakan mereka yang melakukan pelanggaran yang tidak terlalu serius,” papar Migaud.

Pada akhir Oktober, International Prison Observatory bersama sekitar 30 organisasi lain, termasuk serikat pengacara dan hakim magistrat, mengeluarkan pernyataan bersama berisi seruan kepada pemerintah untuk melakukan reformasi fundamental guna mengurangi penggunaan hukuman kurungan badan dan mengurangi durasi kurungan.

“Penjara tidak boleh lagi dilihat sebagai tolok ukur sistem pidana, dan alternatifnya, jauh dari sekadar simbolis, harus menggantikan hukuman kurungan,” kata mereka.

Sebagai pengganti kurungan badan, hakim diimbau untuk lebih banyak memberikan hukuman berupa kerja sosial dan tidak lagi memberikan hukuman penjara di bawah satu bulan.

Kabarnya, Kementerian Kehakiman sedang mempertimbangkan untuk meniru cara Belgia dan Jerman yang membangun penjara dengan mengunakan blok prefabrikasi, yang bisa dirampungkan dalam waktu tiga bulan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:penjaraPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lufthansa Tangguhkan Penerbangan ke ‘Israel’ Hingga Januari 2025
Tulisan selanjutnya Orang Jepang Simpan Bangkai Hewan Peliharaan di Kulkas Pabrik Kebanjiran Order

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?