Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Belanda Berhenti Memproses Aplikasi Pengungsi Suriah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2024 15:05 3:05 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 10 Desember 2024 15:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Belanda memberlakukan moratorium terhadap permohonan status pengungsi yang diajukan oleh warga Suriah, kata Menteri Keimigrasian Marjolein Faber hari Senin malam (9/12/2024).

Moratorium itu berarti pihak keimigrasian akan berhenti memproses permohonan selama enam bulan, sementara masih belum jelas apa dampak dari penggilingan rezim Bashar Assad, dan apakah kondisinya aman bagi orang Suriah untuk kembali ke negerinya, kata Faber seperti dilansir Dutch News.

Warga Suriah di Belanda bersuka cita dan merayakan kejatuhan rezim Assad, tetapi banyak di antara mereka yang masih khawatir apa yang akan terjadi selanjutnya, terutama dari kalangan minoritas.

Namun, pemimpin partai kanan-jauh VVD Geert Wilders, yang saat ini sedang mengunjungi Israel, lewat media sosial mengatakan bahwa “jika orang Suriah di Belanda merayakan situasi baru ini, maka mereka bisa dikirim kembali” ke negerinya.

Wilders, yang partainya menguasai banyak kursi di parlemen, juga mendesak PM Dick Schooft untuk segera berhenti menerima pencari suaka asal Suriah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pemerintah Belanda belum lama ini sudah menyetujui rencana pemulangan pengungsi Suriah dan berusaha memperbaiki hubungan dengan rezim Assad untuk memastikan rencana itu berjalan dengan baik.

Sekitar 150.000 warga Suriah saat ini berada di Belanda, dan mereka mencakup bagian terbanyak dari arus pengungsi dan migran yang baru tiba di negeri kincir angin itu.

Menurut laporan media Jerman Deutsche Welle (DW), Jerman sudah menghentikan pemrosesan aplikasi dari orang-orang Suriah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandasuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Siapakah Abu Mohammed al-Jaulani, Tokoh Oposisi Suriah yang Gulingkan Bashar Assad?
Tulisan selanjutnya Kemenangan Revolusi Suriah, Dilema Iran, AS dan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?