Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Suriah yang Kembali Pulang ‘Rentan’ terhadap Ranjau Darat

Ahmad
Terakhir diupdate: 18 Desember 2024 11:52 11:52 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Desember 2024 12:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Organisasi penghapusan ranjau, The Halo Trust,  hari Ahad (15/12/2024) menyerukan upaya global untuk membersihkan ranjau darat dan bahan peledak di Suriah, memperingatkan bahwa ribuan warga Suriah yang kembali ke tanah air mereka setelah gulingnya Presiden Bashar al-Assad sangat rentan terhadap Bahasa tersebut.   

Setelah lebih dari 13 tahun perang saudara, banyak wilayah di Suriah yang dipenuhi ranjau.

“Upaya internasional untuk menghilangkan jutaan peluru, ranjau darat, dan persenjataan yang belum meledak diperlukan untuk melindungi kehidupan ratusan ribu warga Suriah yang kembali ke negaranya dan membuka jalan bagi perdamaian yang berkelanjutan,” kata Halo dalam pernyataannya.

“Warga Suriah yang kembali ke kampung halaman mereka tidak tahu di mana ranjau darat menunggu mereka,” kata manajer program Halo, Damian O’Brien, seraya menambahkan bahwa bahan peledak dan ranjau darat tersebut “tersebar di seluruh ladang, desa, dan kota, sehingga orang-orang sangat rentan”.

Kelompok pejuang oposisi melancarkan serangan kilat pada 27 November, merebut sebagian besar wilayah negara tersebut dan merebut ibu kota Damaskus pada 7 Desember.

Baca Juga

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

 “Puluhan ribu orang melewati ranjau darat setiap hari” setelah pasukan tempur “meninggalkan wilayah luas yang dipenuhi bahan peledak”, kata O’Brien dikutip AFP.

 “Membuang puing-puing perang adalah dasar untuk memulihkan negara ini,” tambahnya.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa tiga orang dari keluarga yang sama tewas Selasa lalu akibat ledakan ranjau darat di kota Palmyra “setelah sebuah keluarga pengungsi kembali untuk memeriksa rumah mereka”.

Keesokan harinya, dilaporkan lima warga sipil termasuk seorang anak tewas dalam ledakan ranjau darat di provinsi Hama dan Deir Ezzor timur.

Kampanye Internasional untuk Melarang Ranjau Darat melaporkan 933 kematian akibat ranjau darat di Suriah tahun lalu – yang tertinggi kedua di dunia setelah Myanmar.

Kelompok Helm Putih di Suriah mengatakan pada hari Sabtu (14 Desember) bahwa pasukannya telah berhasil memusnahkan “491 persenjataan yang belum meledak” antara 26 November dan 12 Desember tahun ini.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bahan PeledakHalo TrustranjauRanjau DaratRevolusi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PP Muhammadiyah Dirikan Mualaf Learning Center di Berbagai Daerah di Indonesia
Tulisan selanjutnya 100.000 Korban Pembunuhan Diduga Ditanam di Kuburan massal Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

Terbaru

  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?