Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Usai Dipecat dari Jabatan Menteri Pertahanan Yoav Gallant Pilih Mundur dari Parlemen Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Januari 2025 14:39 2:39 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Januari 2025 14:39
Bagikan
Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Menteri Pertahanan Yoav Gallant (Kiri) dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Bagikan

Hidayatullah.com– Setelah dipecat dari jabatannya sebagai menteri pertahanan Israel pada bulan November 2024, Yoav Gallant hari Rabu (1/1/2025) mengumumkan akan mengundurkan diri dari parlemen.

“Saya akan menyerahkan pengunduran diri saya kepada juru bicara (ketua, red) Knesset,” kata Gallant dalam pernyataan yang disiarkan televisi seperti dilansir AFP.

Beberapa menit kemudian kantor Gallant merilis foto yang menunjukkan dirinya menyerahkan surat pengunduran diri itu kepada pimpinan Knesset.

“Saya sudah berbakti untuk negara selama 35 tahun di IDF dan satu dekade di pemerintahan dan Knesset… Ada masa di mana seseorang harus berhenti dan meninjau ulang arah tujuannya,” kata Gallant.

Dia berjanji akan ikut serta dalam upaya pemulangan orang-orang Israel yang diculik oleh pejuang Palestina.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Netanyahu dan Gallant berselisih pendapat dalam sejumlah isu, termasuk soal pengecualian kaum pria dari kalangan Yahudi ultra-Ortodoks dari mengikuti wajib militer.

Netanyahu ngotot tidak mau memaksa pria Yahudi ultra-Ortodoks mengikuti wajib militer karena takut akan kehilangan dukungan dari tokoh-tokoh Yahudi, partai dan pemilih dari kalangan Ortodoks yang selama ini mendukungnya.

Gallant dan Netanyahu juga berselisih perihal bagaimana cara Israel melakukan peperangan di Jalur Gaza yang dipicu oleh serangan tiba-tiba Hamas pada 7 Oktober 2023.

Pada bulan November 2024, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan Gallant serta pimpinan militer Hamas Mohammed Deif – yang menurut militer Israel sudah dibunuh di Gaza.

ICC mengatakan memiliki alasan kuat bahwa Gallant dan Netanyahu melakukan tindak kejahatan di Gaza dengan menggunakan kelaparan sebagai senjata perang, serta berbagai tindakan lain yang menimbulkan bencana kemanusiaan di wilayah Palestina itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benyamin NetanyahuisraelYoav Gallant
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya BMH Resmikan Sumur Bor di Muara Gembong
Tulisan selanjutnya Otoritas Palestina Bredel Al Jazeera di Tepi Barat, Ikuti Langkah Penjajah ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?