Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rezim Assad Ubah Gunung Qasiou Jadi Pabrik Bom Gentong

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Januari 2025 11:09 11:09 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Januari 2025 14:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Rezim Assad telah mengubah Gunung Qasioun di Damaskus menjadi fasilitas produksi bom gentong untuk digunakan kepada rakyatnya sendiri.

Bom gentong atau yang biasa disebut bom barel, yang berisi peledak, besi tua, paku dan baut, terkenal karena kemampuannya untuk menimbulkan korban sipil secara massal.

Pasukan rezim sangat bergantung pada senjata-senjata murah ini. Senjata-senjata ini dapat menghancurkan area hingga 200 meter (656 kaki), menyebabkan ribuan kematian warga sipil selama konflik.

Anadolu, melalui rekaman yang disiarkan pada Kamis (02/01/2024), memperlihatkan pabrik yang terletak di kaki bukit Gunung Qasioun itu. Menampilkan barel, bahan peledak, sekring, dan berbagai macam logam di dalamnya. Sebuah foto Bashar Assad nampak terpampang di pintu masuk fasilitas tersebut.

Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR) mencatat 81.916 serangan bom barel di wilayah sipil antara Juli 2012 dan April 2021, yang menyebabkan lebih dari 11.000 orang tewas, termasuk 1.821 anak-anak dan 1.780 perempuan.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Provinsi-provinsi yang paling banyak menjadi sasaran bom ini adalah Damaskus, Aleppo, Daraa, dan Idlib, dengan Aleppo sebagai provinsi yang paling banyak menelan korban jiwa.

Bashar Assad, pemimpin diktator Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah aliansi kelompok anti-rezim merebut Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri kekuasaan Partai Baath yang telah berkuasa sejak 1963.

Perubahan ini terjadi setelah para pejuang Hayat Tahrir al-Sham dengan cepat merebut kota-kota utama dalam serangan yang berlangsung kurang dari dua minggu.

Pemerintahan baru di bawah Ahmed al-Sharaa kemudian mengambil alih.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashar al-AssadBom Barelsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Charles III Raja Charles Biayai Bantuan Kemanusiaan di Suriah Pasca Runtuhnya Bashar
Tulisan selanjutnya 80 Ribu Anak-Anak Terpapar, Judi Online Musuh Besar Bangsa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?