Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Erdogan: Dunia Bertanggung Jawab untuk Lindungi Anak dari Ideologi LGBT

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Januari 2025 04:16 4:16 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Januari 2025 06:00
Bagikan
Presiden Recep Tayyip Erdoğan (kanan) dan ibu negara Emine Erdoğan menyambut para tamu dalam upacara pengambilan sumpahnya di Kompleks Kepresidenan, di Ankara, Türkiye, 3 Juni 2023. (Foto Kantor Pers Republik Türkiye via AFP)
Bagikan

Hidayatullah.com – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan pentingnya melindungi anak-anak dan kaum muda dari “ideologi-ideologi menyimpang yang berbahaya” seperti LGBT yang mengancam struktur masyarakat dan kesucian keluarga. Tugas penting itu, lanjut Erdogan, merupakan tanggung jawab bersama negara-negara dunia.

Berbicara dalam Program Promosi “Tahun Keluarga” di ibukota Ankara, pada Senin, Presiden Erdogan mengatakan bahwa kebijakan netralisasi gender yang menggunakan LGBT sebagai “alat pendobrak” berbahaya terutama bagi “keluarga dan kesucian institusi keluarga”.

“Konten-konten ini, yang disajikan dengan cara yang sadar, disengaja, dan bersikeras, mengarah pada pemberian ruang bagi LGBT dan tren-tren kotor lainnya, terutama dalam kebijakan-kebijakan netralisasi gender,” ujar Erdogan.

Ia juga menekankan bahwa Turki adalah “salah satu negara langka yang dengan berani menentang iklim ini di setiap platform,” termasuk Majelis Umum PBB.

“Tujuan utama dari kebijakan netralisasi gender, di mana LGBT digunakan sebagai pemukul, adalah keluarga dan kesucian institusi keluarga,” lanjut Erdogan melansir Anadolu pada Senin (13/01/2025).

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Kami akan semakin memperkuat posisi kami di periode mendatang,” tambahnya. “Tidak peduli apa yang dikatakan orang, sikap Turki dalam masalah ini sudah jelas, tidak akan pernah mundur,” imbuhnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:lgbtPresiden TurkiRecep Tayyip Erdogan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keluarga Tawanan ‘Israel’ Sebut Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang
Tulisan selanjutnya Mantan Anggota Lobi ‘Israel’ Ditangkap Usai Kedapatan Ingin Temui Anak Di Bawah Umur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Berita
27 Agustus 2026 14:15
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?