Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ratusan Pabrik Minuman Anggur Bermunculan di Turki Meskipun Ada Pembatasan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 November 2024 09:20 9:20 am
Ama Farah
Dipublikasikan 24 November 2024 09:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di Turki ratusan pabrik minuman anggur baru bermunculan, meskipun ada pajak yang tinggi dan pembatasan oleh pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Anggur sudah tumbuh subur selama berabad-abad di Manisa, Turki bagian barat. Di sanalah Fulya Akinci dan suaminya yang berkebangsaan Spanyol, Jose Hernandez Gonzalez, memutuskan ambil bagian di dalam industri minuman anggur negara itu.

“Pada tahun 2005, tahun 2006, mungkin ketika Anda mengunjungi restoran, Anda akan memesan anggur merah atau anggur putih, itu saja,” kata Akinci. “Kurun 15 tahun terakhir, terjadi ledakan yang nyata. Kami memiliki begitu banyak, bisa kita bilang, butik-butik pabrik minuman anggur. Sekarang, dengan semua pabrik-pabrik kecil minuman anggur ini, kualitasnya sudah banyak berubah.”

Dengan merek wine Heraki, Akinci dan Hernandez Gonzalez, menjadi bagian dari pabrik-pabrik kecil baru yang bermunculan, yang jumlahnya sudah mencapai sekitar 200-an dari hanya beberapa gelintir saja satu dekade lalu.

Pasangan Akinci- Hernadez Gonzalez belajar cara membuat minuman beralkohol dari buah anggur (wine) di sebuah sekolah khusus di Bordeaux, Prancis, dan pernah bekerja di berbagai pertanian anggur di seluruh dunia.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Hernandez Gonzalez menjelaskan bahwa potensi Turki yang belum dimanfaatkanlah yang meyakinkan dia dan Akinci untuk memproduksi wine mereka sendiri di sana, lansir Radio France Internationale Jumat (23/11/2024).

“Sebagai orang asing, ketika saya datang ke Turki saya benar-benar terkejut dengan keanekaragaman berbagai varietas anggur yand ada di sini,” kata Hernandez Gonzales.

“Negara ini memiliki banyak varietas anggur yang berbeda. Selain itu, ada potensi tanah dan iklim. Di sini ada pegunungan, pantai, dan banyak iklim yang berbeda untuk menghasilkan anggur. Dan potensi buah anggur tersebut untuk menghasilkan minuman wine sangat besar.”

Hernandez Gonzales menjelaskan bahwa daripada membuat anggur dari tanaman anggur yang digunakan di seluruh dunia, mereka memutuskan untuk menggunakan anggur lokal.

“Salah satu ide utama kami di Heraki adalah membuat anggur dari tanaman anggur lokal tersebut.”

Dalam kurun waktu lima tahun, produksi mereka meningkat dari beberapa ribu menjadi 20.000 botol. Namun pasangan ini mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan itu merupakan perjuangan berat.

“Kami mengalami beberapa kesulitan disebabkan birokrasi – begitu banyak dokumen – dan beberapa tekanan terkait pajak… tekanan yang sangat besar bagi kami. Ini sama sekali tidak mudah,” papar Akinci.

Presiden Erdogan dan partainya AKP yang berkuasa sejak 2002, memberlakukan pajak minuman beralkohol sampai 65 persen, termasuk yang tertinggi di dunia. Pembatasan terhadap produksi, penjualan, dan periklanan minuman anggur juga semakin ketat.

“Kami senang membuat wine, tetapi itu sama sekali tidak mudah. Sulit, dan setiap hari semakin buruk,” kata Akinci.

Otoritas penyiaran Turki melarang gambar minuman alkohol di layar televisi pada tahun 2013, dan di kebanyakan daerah sangat sulit untuk mendapatkan lisensi minuman beralkohol.

Namun, pemerintah sendiri mempromosikan pariwisata Turki di luar negeri dengan menonjolkan wine produksi dalam negeri sebagai daya tarik untuk mendatangkan turis mancanegara.

“Produsen wine mulai memperoleh harga yang lebih baik untuk minuman anggur mereka. Mereka sekarang dapat menghasilkan uang, melawan segala rintangan. Ada minat internasional,” kata konsultan wine Sabiha Apaydın Gonenli.

Melalui simposium-simposium internasional yang diselenggarakan oleh Konferensi Kok Koken Toprak yang dipimpinnya, Gonenli mempromosikan industri wine Turki ke mancanegara.Namun, dia mengingatkan bahwa industri wine Turki masih harus menempuh jalan panjang.

“Saat ini industri ini belum layak secara ekonomi karena masih sangat kecil. Untuk memasarkannya, Anda memerlukan dukungan. Anda tidak dapat melakukannya sendiri.”

Sementara bagi Heraki, sekarang produknya sudah tersedia di restoran-restoran Eropa terkemuka dan telah mendapatkan distributor dari Jerman.

Namun, meskipun sudah meraih keberhasilan tersebut, Akinci mengatakan pembuatan wine di Turki masih merupakan bisnis yang pahit sekaligus manis.

“Suatu hari, kami sangat senang bisa membuat wine di sini, dan kami berpikir untuk menambah volume dan membuat produk lain. Kemudian di lain hari, kami berpikir untuk menutup usaha ini dan pindah ke Spanyol.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:minuman anggurTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serius! Wapres Filipina Siapkan Pembunuh Bayaran untuk Menarget Presiden dan Ketua Parlemen
Tulisan selanjutnya Al-Qur'an: Lafal dan Makna dari Allah atau Nabi? Arab Saudi akan Gelar Lomba Hapalan Qur’an di Nepal

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Berita
3 Juni 2026 16:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?