Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Keluarga Tawanan ‘Israel’ Sebut Netanyahu Lakukan Kejahatan Perang

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Januari 2025 03:58 3:58 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Januari 2025 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Keluarga seorang tawanan ‘Israel’ yang ditahan di Jalur Gaza mengatakan pada Senin bahwa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu “melakukan kejahatan perang” dan bahkan mendukung pemberlakuan surat perintah penangkapan internasional.

Daftar isi
  • Protes anti-Netanyahu
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Yehuda Cohen, ayah dari tentara berusia 19 tahun, Nimrod Cohen, mengkritik Netanyahu karena memperpanjang perang di Gaza demi “kepentingan pribadinya” selama diskusi dengan keluarga tawanan di Knesset pada Senin, yang memicu kemarahan para anggota parlemen.

Cohen mengatakan bahwa perdana menteri “tidak hanya melakukan kejahatan perang terhadap penduduk Gaza, tetapi juga terhadap tentara IDF”.

MK Eliyahu Revivo, seorang anggota partai Likud Netanyahu, membalas dengan mengatakan: “Jika Anda melanjutkan kata-kata terang-terangan Anda, Anda akan menempatkan putra Anda di penjara Hamas selama bertahun-tahun.”

Cohen menyatakan dukungannya terhadap hukum internasional, dan mengatakan bahwa ia mendukung surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional (ICC) terhadap Netanyahu karena “pemerintah Israel dan koalisinya telah mengkhianati negara”.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Dia juga mengecam pemerintah sayap kanan karena lebih memilih “ideologi pembunuh”, di mana mereka percaya bahwa pembangunan pemukiman ilegal dan kematian tentara lebih berharga daripada menyelamatkan nyawa.

“Partai Anda hanya mementingkan kematian. Hanya karena Orit Strook memutuskan untuk mengorbankan putranya, bukan berarti saya harus mengorbankan putra saya, atau setiap keluarga lain di negara ini harus mengorbankan putranya karena ideologi yang bertentangan dengan hukum internasional.

“Itulah yang disebut fasisme,” kata Cohen. Seorang politisi sayap kanan, Strook adalah menteri permukiman ‘Israel’.

Protes anti-Netanyahu

Keluarga-keluarga tawanan ‘Israel’ yang ditahan di Gaza telah lama menuduh Netanyahu gagal membawa pulang kerabat mereka dalam keadaan hidup di tengah-tengah seruan yang terus meningkat untuk melakukan aksi mogok massal guna memaksakan kesepakatan dengan Hamas.

Demonstrasi besar-besaran, yang dipimpin oleh teman-teman dan keluarga tawanan terhadap pemerintah Netanyahu atas perang di Gaza secara konsisten terjadi di seluruh ‘Israel’ sejak serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023.

Meskipun Forum Keluarga Tawanan sebagian besar berusaha untuk tetap bersikap apolitis, banyak dari keluarga tawanan yang kini bersekutu dengan para pengunjuk rasa anti-pemerintah yang melakukan aksi mingguan sebelum serangan yang dipimpin Hamas.

Perang genosida ‘Israel’ di Gaza telah berlangsung selama lebih dari 15 bulan, dengan satu-satunya pengecualian adalah gencatan senjata selama seminggu pada November 2023 yang membuat Hamas membebaskan 105 dari 251 sandera dengan imbalan tahanan Palestina.

Sejak saat itu, delapan orang telah dibebaskan dalam operasi militer ‘Israel’. Pada Juni 2023, pasukan penjajah ‘;Israel’ menewaskan sedikitnya 274 warga Palestina dalam sebuah operasi yang didukung oleh AS untuk menyelamatkan empat tawanan.

‘Israel’ telah menghancurkan sebagian besar infrastruktur sipil Gaza selama perang, selain menewaskan lebih dari 46.000 warga Palestina, menurut kementerian kesehatan Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Benjamin NetanyahuHAMASisraelJalur Gazakejahatan perangPerang Palestina-Israeltawanan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Keputusan Libur Ramadhan Anak Sekolah Masih Dibahas Lintas Kementerian
Tulisan selanjutnya Presiden Erdogan: Dunia Bertanggung Jawab untuk Lindungi Anak dari Ideologi LGBT

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Berita
15 Oktober 2026 14:10
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?