Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengguna Kokain di Kalangan Pekerja Prancis Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Januari 2025 14:41 2:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Januari 2025 19:41
Bagikan
Bubuk kokain.
Bagikan

Hidayatullah.com– Jumlah pengguna kokain di kalangan pekerja di Prancis meningkat hampir dua kali lipat menjadi 1,1 juta, menurut laporan pemerintah yang dirilis hari Rabu (15/1/2025).

Lonjakan konsumsi tersebut mendorong Prancis ke posisi ketujuh terbanyak di antara negara-negara Eropa dalam penggunaan kokain, menurut lembaga pemantau tren kecanduan narkoba French Observatory of Drugs and Addictive Trends (OFDT).

“Evolusi kondisi kerja” menyebabkan orang menggunakan kokain di tempat kerja, kata wakil direktur OFDT Ivana Obradovic, mengutip tren di kalangan pekerja restoran yang berusaha mengatasi jadwal padat dan para nelayan yang menghadapi kondisi pekerjaan yang sulit.

Sementara harga satu gram kokain relatif stabil – naik dari 60 euro menjadi 66 euro antara tahun 2011 dan 2023 – kemurnian kokain meningkat drastis.

Hasil tes kokain belakangan ini tingkat kemurniannya mencapai 73 persen, bandingkan dengan 46 persen pada 2011, lansir AFP.

Baca Juga

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Otoritas Prancis menyita 23,5 ton kokain pada 2023, naik dari 4,1 ton pada 2010, yang juga mencerminkan peningkatan produksi global kokain. Kolombia, Bolivia dan Peru memproduksi 2,700 ton kokain pada 2022, bandingkan dengan 1.134 ton yang tercatat pada 2010.

Laporan tersebut menunjukkan ganja masih menjadi jenis narkoba ilegal yang dikonsumsi masyarakat Prancis, dengan jumlah pengguna mencapai 5 juta pada 2023. Dari angka itu, sebanyak 1,4 juta merupakan pengguna reguler dan 900.000 menggunakannya setipa hari.

Pengguna MDMA (Metilendioksimetamfetamina) dan pil ekstasi naik dari 400.000 menjadi 750.000 antara tahun 2019 dan 2023, sementara orang yang coba-coba menggunakan heroin naik dari 350.000 menjadi 850.000.

“Orang dewasa muda menunjukkan peningkatan tertinggi di kalangan pengguna coba-coba dan pengguna tahunan,” kata Obradovic.

Perdagangan narkoba ilegal di Prancis meraup 3,5 sampai 6 miliar euro setahun. Hasil studi OFDT terbaru mengkalkulasi biaya sosial akibat penggunaan narkoba yang mencapai 7,7 miliar euro – termasuk dampak dalam bentuk kehilangan nyawa, penurunan kualitas hidup dan finansial masyarakat.

“Penggunaan kokain tidak lagi hanya mengenai kalangan yang paling rentan, tetapi juga sudah merambah ke kalangan masyarakat yang terintegrasi secara sosial, yang mengkonsumsinya bersama-sama dengan cara menyeruput lewat hidung,” papar Obradovic.

Laporan itu menggarisbawahi perubahan perilaku yang berkontribusi pada penyebaran penggunaan kokain, di mana pada masa sekarang orang tidak memandangnya sebagai benda haram berbahaya, berbeda dengan orang di masa lampau.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:KokainPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Kirim Wakil Presiden Han Zheng untuk Menghadiri Pelantikan Trump
Tulisan selanjutnya Percepat Pembuatan Vaksin Flu Burung Pemerintah AS Bayar Moderna $590 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial

Feature
1 Juli 2026 06:30
MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah
Dua Anggota Garda Revolusi Iran Ditembak Mati dekat Kurdistan
Ngaku Bisa Terbang, Pendeta Hindu di India Tewas Usai Terjatuh dari Bukit
Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Berita

Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

4 Juli 2026 13:44
Berita

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan

4 Juli 2026 11:23
Berita

Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

4 Juli 2026 10:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?