Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Negara-Negara Arab Menolak Ide Trump Pindahkan Warga Palestina dari Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 3 Februari 2025 17:34 5:34 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 3 Februari 2025 17:34
Bagikan
(AP Photo/Evan Vucci)
Bagikan

Hidayatullah.com – Menteri luar negeri dari lima negara Arab menolak pemindahan paksa warga Palestina dari tanah mereka, seperti usulan yang disampaikan presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataan bersama yang dirilis pada Sabtu itu, kelima negara menolak seruan Donald Trump yang meminta Mesir dan Yordania menerima warga Palestina dari Gaza.

Para menteri luar negeri dan pejabat dari Mesir, Yordania, Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Otoritas Palestina dan Liga Arab mengatakan bahwa langkah yang diusulkan Trump tersebut akan mengancam stabilitas di wilayah tersebut, menyebarkan konflik dan merusak peluang perdamaian.

“Kami menegaskan penolakan kami terhadap [segala upaya] untuk mengkompromikan hak-hak Palestina yang tidak dapat dicabut, baik melalui kegiatan pemukiman, atau penggusuran atau pencaplokan tanah atau melalui pengosongan tanah dari pemiliknya… dalam bentuk apa pun atau dalam situasi atau pembenaran apa pun,” bunyi pernyataan bersama tersebut.

Pertemuan lime negara Arab terjadi setelah Trump mengatakan pekan lalu bahwa Mesir dan Yordania harus menerima warga Palestina dari Gaza, yang ia sebut sebagai “tempat penghancuran” setelah 15 bulan pemboman Israel yang menyebabkan sebagian besar dari 2,3 juta orang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Meski merupakan sekutu Paman Sam di wilayah tersebut, Mesir dan Yordania berulang kali menolak proposal Trump untuk “membersihkan” Gaza. Yordania adalah rumah bagi beberapa juta warga Palestina, sementara puluhan ribu lainnya tinggal di Mesir.

Pada Rabu pekan lalu, Presiden Mesir Abdel Fattah Al-Sisi juga menolak ide Trump dan mengatakan bahwa rakyat Mesir akan turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan mereka.

“Pemindahan orang-orang Palestina dari tanah mereka adalah ketidakadilan yang bisa kita terima,” katany Al-Sisi.

Namun, pada hari Kamis, Trump mengulangi gagasan tersebut, dengan mengatakan, “Kami melakukan banyak hal untuk mereka, dan mereka akan melakukannya,” yang merujuk pada bantuan AS yang melimpah, termasuk bantuan militer, ke Mesir dan Yordania.

Para analis mengatakan bahwa usulan Trump tersebut sama saja dengan pembersihan etnis.

Yousef Munayyer, kepala program Palestina/Israel di Arab Center Washington DC, mengatakan kepada Al Jazeera awal pekan ini bahwa pernyataan Trump yang “keterlaluan” itu harus dikutuk karena melanggar semua norma dan hak asasi.

“Trump mengatakan segala macam hal,” kata Munayyer, menjelaskan bahwa pernyataan presiden AS itu harus ditanggapi dengan sedikit skeptis.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Donald TrumpJalur GazaMesirPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Persis Dukung Langkah Kemkomdigi Batasi Medsos untuk Anak-Anak
Tulisan selanjutnya Menarget Minoritas Muslim, Negara Bagian di India Ini Larang Poligami

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Berita
17 Juli 2026 14:04
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?