Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemerintahan Trump Mulai Kirim Imigran Ilegal ke Penjara Guantanamo

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Februari 2025 15:09 3:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Februari 2025 15:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump sudah mulai mengirim para imigran ilegal atau tak berdokumen ke penjara militer di Teluk Guantanamo di wilayah Kuba.

Hal tersebut disampaikan oleh sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt hari Selasa (4/2/2025) kepada Fox Business Network. Dia mengatakan bahwa sedikitnya dua penerbangan deportasi “sedang dalam perjalanan”, tetapi wanita itu tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, lansir The Guardian.

Keterangan yang disampaikan Leavitt itu sepertinya membenarkan laporan Wall Street Journal, yang mengutip sebuah sumber resmi anomim yang mengetahui perihal itu, yang menyebutkan bahwa belasan imigran diberangkatkan dalam satu penerbangan dari Fort Bliss, Texas.

Koran WSJ mengatakan satu penerbangan lainnya bertolak pada hari Senin.

CNN menyusul laporan WSJ itu kemudian mengabarkan bahwa salah satu penerbangan itu berisi sekitar 9 atau 10 orang penumpang yang merupakan tahanan imigrasi yang tidak memiliki dokumen lengkap.

Baca Juga

Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI

“Presiden Trump tidak main-main, dan dia tidak lagi akan memperbolehkan Amerika menjadi lahan pembuangan bagi kriminal ilegal dari berbagai negara di dunia,” kata Leavitt kepada Fox.

Donald Trump pekan lalu menandatangani perintah eksekutif untuk mempersiapkan sebuah kamp tahanan besar di pangkaln angkatan laut AS di Guantanamo, yang kata Trump bisa menampung hingga 30.000 orang yang dideportasi dari AS.

“Sebagian dari mereka sangat buruk, kami bahkan tidak mempercayai negara-negara asalnya untuk menahan mereka karena kami tidak mau mereka datang kembali [ke AS],” kata Trump.

“Oleh karena itu kami akan mengirim mereka ke Guantanamo,” imbuh Trump, seraya mengatakan bahwa kapasitas penjara militer itu akan segera ditambah.

Menurut laporan Wall Street Journal, pangkalan AL Amerika Serikat di Teluk Guantanamo itu dilengkapi fasilitas yang dapat menampung sekitar 120 orang saja.

Tempat yang sama sejak 2001 dipakai untuk mengurung orang-orang yang diculik atau diambil paksa oleh aparat Amerika Serikat dari berbagai negara di seluruh dunia dengan tuduhan terorisme. Hampir semua tahanan terorisme itu dikurung bertahun-tahun di Guantanamo tanpa proses hukum di pengadilan dan sama sekali tidak dikenai dakwaan resmi.

Sekarang, Trump juga akan memfungsikan penjara yang dikelola CIA dan militer AS itu untuk para imigran tak berdokumen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpGuantanamoimigran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Raja Yordania Abdullah II Yordania Siap Perang Jika ‘Israel’ Usir Warga Palestina
Tulisan selanjutnya Menteri Luar Negeri Spanyol Spanyol Berjanji akan Pastikan ‘Israel’ Dihukum atas Kejahatan di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Suriah Larang Kelompok Bersenjata Selain Militer Negara
Berita

Suriah Buru Pelaku Kejahatan Perang, Eks Komandan Assad Ditangkap

Berita
8 Juni 2026 10:25
PHK Tembus 23 Ribu Pekerja, DPR Desak Penguatan Perlindungan dan Percepatan Penyerapan Tenaga Kerja
Pasokan Avtur Saudi ke Eropa Melebihi Sebelum Penutupan Selat Hormuz
Kemendikdasmen Siapkan Kurikulum PAUD untuk Dukung Program Wajib Belajar 13 Tahun
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan

Terbaru

  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT
  • Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
  • Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan
  • Sikap Prof. H. M. Rasjidi terhadap Jabatan
  • Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
  • Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an
  • China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Musim Panas UEA Sediakan 12 Ribu Tempat Istirahat Ber-AC untuk Pekerja Luar Ruangan

13 Juni 2026 09:49
Berita

Haflah Parade Tasmi’ Al-Qur’an, Momentum Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an

12 Juni 2026 21:40
Berita

China Tangkap Akademisi WN Amerika dengan Tuduhan Spionase

12 Juni 2026 21:12
vape covid
Berita

Vape Piu Piu Bikin Pengguna Seperti Zombie, Kata Kepolisian Malaysia

11 Juni 2026 17:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?