Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amuk Massa Bakar Rumah Pendiri Negara Bangladesh Ayah Sheikh Hasina

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2025 17:17 5:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2025 17:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ribuan warga yang marah terhadap bekas perdana menteri Sheikh Hasina menyerbu rumah mendiang pendiri negara Bangladesh Sheikh Mujibur Rahman, yang juga merupakan ayah Hasina, dan membakarnya.

Insiden pembakaran pahlawan kemerdekaan Bangladesh itu terjadi pada hari Rabu malam (5/2/2025) pada saat Hasina menyampaikan pidato berapi-api guna mendesak para pendukungnya untuk bergerak melawan pemerintahan sementara saat ini yang dipimpin Muhammad Yunus.

Hasina menyampaikan pidatonya dari negara India, tempat pelariannya dan tempat bermukimnya saat ini, lansir BBC.

Para pengunjuk rasa mengancam akan “membuldoser” bangunan bersejarah itu apabila Hasina terus melanjutkan pidatonya.

Ketika Hasina memulai pidatonya, yang disiarkan secara daring, pengunjuk rasa melempari rumah Sheikh Mujibur Rahman dengan batu dan merusak temboknya.

Baca Juga

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Laporan sejumlah media mengatakan sebagian orang tampak membawa pentungan dan palu, sementara lainnya mendatangkan alat berat seperti derek dan ekskavator untuk menghancurkan rumah tersebut.

“Mereka tidak memiliki kuasa untuk menghancurkan independensi negara dengan buldoser. Mereka mungkin bisa menghancurkan sebuah bangunan, tetapi mereka tidak akan dapat menghapus sejarah,” kata Hasina dalam pidatonya sementara perusakan rumah ayahnya oleh massa yang marah terus berlangsung.

Rumah tersebut merupakan tempat dinmana tokoh perjuangan kemerdekaan Sheikh Mujibur Rahman mengumumkan kemerdekaan Bangladesh dari Pakistan pada tahun 1971.

Di rumah itu pula Mujibur Rahman dan sebagian besar anggota keluarganya dibunuh pada 1975. Hasina dan satu-satunya saudara kandungnya yang masih hidup – Sheikh Rehana, yang sekarang menemaninya kabur ke India – selamat dari pembunuhan tersebut karena kala itu sedang berada di luar negeri.

Hasina kemudian mengubah rumah itu menjadi museum.

Rumah itu pertama kali dibakar massa tahun lalu, ketika masyarakat yang dimotori para mahasiswa memprotes pemerintahan Hasina dan mendesaknya untuk mundur setelah 15 tahun berkuasa.

Pada hari Rabu, amuk massa juga menyerang sejumlah rumah dan tempat usaha milik para pendukung partai Hasina, Liga Awami.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BangladeshSheikh Hasina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengikuti Jejak Trump, ‘Israel’ Keluar dari Dewan HAM PBB
Tulisan selanjutnya Di Australia Pelaku Nazi Salute Wajib Masuk Bui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

Berita
21 Juli 2026 10:00
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Terbaru

  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

20 Juli 2026 05:00
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?