Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di Australia Pelaku Nazi Salute Wajib Masuk Bui

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Februari 2025 20:59 8:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Februari 2025 20:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di Australia aksi menunjukkan simbol-simbol kebencian dan teror diancam pidana dengan hukuman penjara satu sampai enam tahun, setelah parlemen meloloskan sejumlah amandemen terhadap undang-undang pidana kebencian.

Amandemen terbaru tersebut diloloskan pada hari Kamis (6/2/2025) menyusul terjadinya rentetan serangan anti-Yahudi, yang menjadi bahan perdebatan sengit di negeri kangguru tersebut.

Berdasarkan peraturan hukum baru itu, menunjukkan simbol-simbol kebencian atau melakukan penghormatan ala Nazi sekarang bisa dihukum penjara sedikitnya satu tahun.

Sementara pelanggaran berupa pendanaan terorisme akan diganjar hukuman penjara paling sedikit tiga tahun, dan enam tahun untuk tindakan merencanakan atau melakukan serangan teroris, lansir BBC.

Melakukan penghormatan ala Nazi dan menunjukkan simbol-simbol Nazi seperti swastika sudah dinyatakan terlarang sejak Januari 2024, dan pelakunya bisa dihukum kurungan selama satu tahun. Amandemen yang disahkan hari Kamis itu menjadikan hukuman bui sebagai suatu keharusan.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Beberapa bulan terakhir terjadi sejumlah serangan terhadap komunitas Yahudi di Australia.Pekan lalu, aparat di Sydney menemukan sebuah karavan berisi bahan peledak dan catatan anti-Yahudi.

Sepekan sebelumnya, sebuah tempat penitipan anak yang terletak tidak jauh dari sebuah sekolah Yahudi dan sinagoge di Sydney dibakar, dan pesan anti-Yahudi dituliskan di dinding-dindingnya.

Pada Desember 2024, sebuah sinagoge di Melbourne dibakar sementara ada beberapa orang jemaat sedang berada di tempat itu. Tidak ada korban dalam insiden yang menghebohkan Australia itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-yahudiAustralianazi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amuk Massa Bakar Rumah Pendiri Negara Bangladesh Ayah Sheikh Hasina
Tulisan selanjutnya Jelang Ramadhan Tukang Jahit di UEA Kebanjiran Order

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?