Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Imam Gay Pengelola Masjid LGBT Afrika Selatan Ditembak Mati

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Februari 2025 12:11 12:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Februari 2025 12:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Muhsin Hendricks, yang dianggap sebagai imam masjid pertama di dunia yang secara terbuka memgaku gay, ditembak mati di dekat kota Gqeberha, kata Kepolisian Afrika Selatan.

Hendricks, yang mengelola sebuah masjid tempat berkumpul kaum homoseksual alias LGBT, sedang berada di dalam sebuah mobil bersama seseorang, pada hari Sabtu (15/2/2025), ketika sebuah kendaraan lain menghadang di depan dan menghalangi mereka keluar, kata polisi seperti dilansir The Guardian.

“Orang orang tak dikenal berpenutup muka turun dari kendaraan tersebut dan melepaskan beberapa tembakan ke arah mobil [Hendricks],” kata kepolisian wilayah Eastern Cape dalam sebuah pernyataan.

“Setelah itu para pelaku melarikan diri, dan si sopir beru menyadari bahwa Hendricks, yang duduk di kursi belakang, tertembak dan tewas.”

Seorang juru bicara kepolisian mengkonfirmasi kepada AFP keotentikan sebuah video yang beredar di media sosial yang menunjukkan pelaku penembakan sedang beraksi di Bethelsdorp dekat Gqeberha, yang sebelumnya dikenal sebagai Port Elizabeth.

Baca Juga

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

“Motif pembunuhan belum diketahui dan penyelidikan masih berlangsung,” kata polisi, seraya mendorong siapa saja yang memiliki informasi terkait kasus itu untuk datang melapor.

Julia Ehrt – direktur eksekutif International Lesbian, Gay, Bisexual, Trans and Intersex Association – lewat sebuah pernyataan mengecam pembunuhan tersebut.

Hendricks, yang terlibat banyak kegiatan kelompok pembela LGBTQ+, memgaku secara terbuka sebagai gay pada 1996. Dua tahun kemudian dia mulai rutin menggelar pertemuan kalangan Muslim pelaku LGBT di rumahnya. Kaum homoseksual itu menganggap Hendricks sebagai imam mereka.

“Saya membuka garasi, menggelar karpet dan mengundang orang untuk minum teh sambil berbincang-bincang,” kata Hendricks kepada The Guardian dalam sebuah wawancara di tahun 2022.

Pada 2011 Hendricks mengukuhkan citranya sebagai imam dengan menyediakan sebuah tempat yang difungsikan sebagai masjid, setelah salah seorang temannya merasa terpojok usai mendengarkan ceramah yang mengecam homoseksualitas.

“Saya bilang, ‘Mungkin ini saatnya kami memiliki tempat sendiri, sehingga orang-orang bisa beribadah tanpa merasa dihakimi’.”

Dia mengelola masjid yang diberi nama Al-Ghurbaah di Wynberg tidak jauh dari kota kelahiranya, Cape Town. Dalam wawancara dengan The Guardian, dia mengaku pernah disarankan untuk menyewa jasa pengawal alias bodyguard. Namun, dia menolak usulan itu dan mengaku tidak takut mati.

Hendricks, bekerja sebagai guru bahasa Arab dan perancang busana. Dia berusia 29 tahun ketika mengaku kepada ibunya bahwa dia menyukai sesama pria. Dilahirkan di dalam keluarga Muslim, Hendricks menikah dengan seorang wanita dan memiliki beberapa anak. Namun, dia kemudian bercerai sebelum mengaku sebagai gay kepada keluarganya, delapan tahun setelah bapaknya meninggal dunia.

Afrika Selatan termasuk salah satu negara di dunia dengan angka kasus pembunuhan tertinggi di dunia. Kurun satu tahun sampai Februari 2024 data kepolisian menunjukkan terjadi 28.000 pembunuhan di negara tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika Selatangayimamlgbt
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teheran Larang Pesawat Libanon Mengangkut Warganya yang Terlantar di Iran
Tulisan selanjutnya Min Aung Hlaing dan Aung San Suu Kyi Punya Andil Genosida Rohingya, Argentina Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Aung San Suu Kyi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?