Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ulama Besar Iraq: “Haram Berunding dengan Penjajah!”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 1 Juli 2008 03:49
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Syeikh Dr. Abdul Malik As Sa’di, salah satu ulama besar (kibar ulama) di Iraq mengeluarkan fatwa tentang haramnya mengadakan kesepakatan dan kompromi dengan penjajah. Dalam fatwa itu disebutkan bahwa perbuatan itu adalah haram secara qath’i. Keculi jika penjajah sudah keluar dari Iraq serta memberikan hak sepenuhnya kepada Iraq untuk mengatur negerinya sendiri, hal seperti ini dibolehkan.

Syeikh As Sa’di menyebutkan Rasulullah memerintahkan untuk menulis perjanjian dengan Yahudi Madinah serta pada perjanjian Hudaibiyah. Dan tidak menyuruh menulis perjanjian di selain masa itu, yakni masa dimana kepemipinan umai Islam hilang, baik di Mekah maupun Madinah. Sehingga perjanjian itu dibangun atas dasar kekuatan.

Dan di dalam perjanjian itu tidak ada unsur meminta pertolongan kemanan terhadap orang kafir, apalagi meminta pertolongan kepada orang kafir untuk memerangi orang Muslim. Sabda beliau, ”Saya tidak meminta pertolongan terhadap kaum musyrik”.

Menurut beliau, pemerintah Iraq sekarang memang tidak memiliki kekuasaan, sehingga tidak sepatutnya melakukan perundingan dengan penjajah. “Sama sekali tidak masuk akal. Melakukan kesepakatan dengan penjajah, agar mereka bias terus melakukan penjajahan!,” ungkap As Sa’di.

Fatwa yang dilansir oleh Al Islam Al Yaum pada Kamis (26/6) menyebutkan bahwa As Sa'di juga memberi saran kepada pemerintah kini, untuk tidak mengindahkan omongan para penjajah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Pemerintah jangan percaya dengan omongan Amerika yang jelas-jelas sudah bohong soal senjata pemusnah masal.”

Adapun meminta pertolongan terhadap orang kafir, tetap haram, dalam kondisi apapun.”Meminta pertolongan kemanan dan militer terhadap orang kafir adalah hal yang haram di kondisi apapun. Walau setelah penjajahan selesai. Karena miminta pertolongan termasuk salah satu bentuk loyalitas.

“Dan barangsiapa diantara kalian menjadikan mereka wali (pemimpin, penolong, pelindung) maka ia bagian dari mereka”. Beliau menyitir Al Maidah 51. [Al Islam Al Yaum/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Biaya Haji 2008 Naik Jadi Rp4,4 Juta
Tulisan selanjutnya 16 LSM dan Fraksi PAN Bahas RUU Pornografi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel

Berita
5 Juni 2026 12:20
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?