Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dosen Univeritas Harvard Mengundurkan Diri karena Ada ‘Bias Anti-Muslim’

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 Februari 2025 21:13 9:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 Februari 2025 21:09
Bagikan
Profesor Hussein Rashid dosen Harvard mengudurkan diri anti-Muslim (Foto: chqdaily.com)
Bagikan

Hidayatullah.com—Profesor Hussein Rashid, asisten dekan di Harvard Divinity School, menyatakan pengunduran diri, dengan alasan bias anti-Muslim dan kegagalan pihak universitas untuk menanggapi pernyataan rasis.

Dalam surat kepada para mahasiswa, Rashid menuduh Harvard mengizinkan kelompok-kelompok pro-Zionis, termasuk Hillel International dan Chabad Rabbi Hirschy Zarchi, untuk secara keliru melabeli pusat akademisnya sebagai “benteng Hamas di kampus.”

Pernyataan Hussein Rashid ini menandai pengunduran diri kedua dari seorang anggota fakultas beragama Islam dalam situasi yang sama, yang menimbulkan kekhawatiran tentang komitmen pihak universitas terhadap inklusivitas dan penanganannya terhadap ketegangan agama dan ras di kampus itu.

Prof. Hussein Rashid, asisten dekan untuk “Program Agama dan Kehidupan Publik” menulis surat kepada para mahasiswanya bahwa ia juga akan mengundurkan diri di akhir semester.

Dalam surat tersebut, Rashid, yang merupakan seorang Muslim Amerika, menuduh pihak universitas menoleransi pernyataan rasis dan fitnah terhadap program tersebut tanpa menantang atau membantahnya.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Sejak saya menjadi mahasiswa di sini beberapa dekade lalu, saya sangat menyadari bias anti-Muslim (di antara rasisme dan sikap diskriminatif lainnya yang ada di sini),” tulis Rashid.

“Bias itu semakin memburuk dan Harvard bukanlah tempat yang saya pilih untuk menghabiskan waktu. Saya tidak tertarik mendukung institusi supremasi kulit putih yang secara aktif berusaha menyakiti saya dan keluarga saya.”

Rashid mengatakan program yang ia bantu kelola secara rutin dicemooh oleh kelompok-kelompok Yahudi di kampus, termasuk kelompok mahasiswa Yahudi. Namun Harvard tidak pernah turun tangan untuk membela program tersebut, kata Rashid. 

Dia mencontohkan sebuah unggahan Instagram oleh Harvard Chabad, yang dipimpin oleh Rabbi Hirschy Zarchi, yang mengatakan: “Ada banyak pusat akademik Harvard yang pada hakikatnya berfungsi sebagai kedutaan besar Hamas atau Palestina.”  

Program Religion in Public Life, yang didirikan pada tahun 2020, mempersiapkan mahasiswa dalam kebijakan publik untuk isu-isu yang terkait dengan peran agama dan responsnya terhadap konflik global.

Pengunduran diri Rashid menyusul kepergian mendadak Profesor Diane Moore, seorang dekan asosiasi dalam program tersebut.

Moore telah berencana untuk pensiun pada akhir tahun akademik tetapi tiba-tiba keluar pada bulan Januari. Seorang juru bicara universitas menolak untuk mengatakan apakah ia mengundurkan diri atau diberhentikan dan Moore tidak berkomentar.

Krisis meningkat setelah anggota fakultas, termasuk Moore dan Rashid, mengeluarkan pernyataan beberapa hari setelah genosida ‘Israel’  7 Oktober di Gaza, yang mendesak mahasiswa untuk tidak mengabaikan “penjajahan dan penindasan ‘Israel’ selama beberapa generasi.” *

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bias anti-MuslimHarvard Divinity SchoolHeadlineProfesor Hussein RashidUniversitas Harvard
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bongkar Pagar PIK 1, Menteri PKP:  “Tidak Boleh Ada yang Eksklusif di Negara Ini”
Tulisan selanjutnya Bahaya Maksiat dan Durhaka pada Orang Tua di Bulan Sya’ban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?