Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Trump Teken Dekret Bahasa Inggris sebagai Bahasa Resmi Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Maret 2025 14:43 2:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Maret 2025 14:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Donald Trump menandatangani dekret yang menyatakan bahwa bahasa Inggris merupakan bahasa resmi Amerika Serikat.

Surat yang dirilis hari Sabtu (1/3/2025) tersebut memperbolehkan badan-badan dan organisasi penerima dana federal untuk melanjutkan pemberian layanan atau dokumen dalam bahasa selain Inggris atau tidak, lansir Associated Press Ahad (2/3/2025).

Dekret itu mencabut keputusan era presiden Bill Clinton yang mengharuskan pemerintah dan organisasi yang menerima dana federal untuk menyediakan bantuan bahasa kepada penutur non-Inggris.

“Penetapan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi tidak hanya akan menyederhanakannya komunikasi tetapi juga memperkuat nilai-nilai nasional bersama, dan menciptakan masyarakat yang lebih padu dan efisien,” menurut keputusan tersebut.

“Berbicara dalam bahasa Inggris tidak hanya membuka pintu-pintu ekonomi, tetapi juga membantu para pendatang untuk lebih berbaur dengan masyarakat sekitar mereka, berpartisipasi dalam tradisi nasional, dan memberikan sumbangsih bagi masyarakat kita.”

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Lebih dari 30 negara bagian sudah meloloskan undang-undang yang menyatakan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi mereka, menurut US English, sebuah kelompok advokasi yang mengupayakan bahasa Inggris menjadi bahasa resmi negara Amerika Serikat.

Selama berpuluh tahun, para wakil rakyat di Kongres mengusulkan legislasi untuk menetapkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi di AS, tetapi tidak kunjung membuahkan hasil.

Hanya beberapa jam setelah pelantikan Donald Trump bulan lalu, pihak berwenang mematikan versi bahasa Spanyol di situs web resmi Gedung Putih.

Kelompok-kelompok advokasi Hispanik dan lainnya kebingungan dan frustasi dengan perubahan tiba-tiba itu. Ketika baru dimatikan, Gedung Putih mengatakan berkomitmen untuk memulihkan kembali versi bahasa Spanyol. Namun, sampai hari Sabtu (1/3/2025) janji itu belum terwujud.

Pada masa pemerintahan pertamanya Trump juga mematikan versi bahasa Spanyol di situs web Gedung Putih, tetapi dipulihkan pada tahun 2021 setelah Joe Biden dilantik sebagai presiden.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbahasa inggris
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Jenaka Bulan Puasa 1: Hilal Ramadhan dan Sehelai Alis Anas
Tulisan selanjutnya Ramadhan Arab Saudi Bagikan 20.000 Ton Kurma di Bosnia Herzegovina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Berita
18 Juli 2026 10:12
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?