Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

32 Anak Muslim di India Dikurung di Penjara selama 14 Jam karena Peci, Dibebaskan setelah Tekanan Publik

Ahmad
Terakhir diupdate: 9 April 2025 14:35 2:35 pm
Ahmad
Dipublikasikan 9 April 2025 15:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dalam insiden yang sangat meresahkan, 32 anak Muslim dan seorang wali senior dari desa Maida Babhangama di Bihar ditahan oleh Pasukan Perlindungan Kereta Api (RPF) di stasiun kereta api Mokama atas tuduhan perdagangan pekerja anak pada hari Senin, demikian dikutip Maktoob Media.

मदरसे के बच्चों को दादी टोपी देख गिरफ्तार कर लिया गया

बिहार, बेगूसराय के मैदा बभनगामा गांव के 32 बच्चों को पुलिस ने मोकामा स्टेशन पर उस समय गिरफ्तार कर लिया जब वे जामिया जकारिया सूरत पढ़ने जा रहे थे उन्हें सुबह 8 बजे से भूखे-प्यासे हिरासत में रखा गया

वीडियो @simabakhtar2 pic.twitter.com/ieAs2LJ932

— The Muslim (@TheMuslim786) April 7, 2025

Dikutib media itu, anak-anak tersebut sedang dalam perjalanan untuk mengejar pendidikan Islam di Madrasah Jamia Zakariya di Surat, Gujarat. Merka ditahan selama hampir 14 jam sebelum dibebaskan karena tekanan yang meningkat dari penduduk setempat dan anggota masyarakat.

Menurut saksi mata dan anggota keluarga, para siswa tersebut ditahan hanya karena peci Muslim mereka.

Anak-anak tersebut mengenakan kurta-piyama tradisional dan kopiah, dilaporkan ditarik ke samping oleh staf RPF, yang mencurigai mereka akan diperdagangkan untuk pekerja anak.

Meskipun menunjukkan kartu identitas pelajar dan sertifikat penerimaan madrasah yang sah, pihak berwenang diduga menolak untuk mendengarkan dan tetap menahan mereka.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

“Anak-anak itu kembali ke Surat setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga mereka. Bahkan setelah menunjukkan semua dokumen, RPF tidak mendengarkan para siswa atau wali mereka dan menahan mereka secara paksa,” kata Qaisar Rehan, warga setempat dari Maida Babhangama, kepada Maktoob.

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan anak-anak itu duduk dalam tahanan, tampak ketakutan dan bingung.

Ada dugaan, selama penahanan mereka tidak diizinkan bertemu siapa pun dari luar atau bahkan tidak diberi makan.

“Anak-anak itu menangis, mereka belum makan apa pun, dan mereka sangat ketakutan,” kata seorang warga yang mencoba menengahi.

Amin, warga setempat lainnya yang bergegas ke kantor polisi setelah mengetahui situasi tersebut, menceritakan bahwa ketika mereka mencoba berbicara dengan polisi, mereka diancam akan ditangkap.

“Kami disuruh pergi atau kami juga akan dibawa ke Patna atau dipenjara. Kami tetap pada pendirian kami dan mengatakan kepada mereka, Jika kalian tidak membebaskan anak-anak, tangkap kami juga,” katanya.

Akhirnya, setelah berunding selama berjam-jam, para siswa dan guru mereka dibebaskan larut malam.

Namun, trauma atas insiden tersebut masih membekas di hati anak-anak. “Kami semua menangis. Kami tidak tahu apa yang terjadi. Kami hanya ingin kembali ke rumah, “ ujar seorang siswa.

Insiden ini telah memicu kemarahan di antara penduduk setempat yang menuduh bahwa para siswa menjadi sasaran karena identitas dan penampilan Muslim mereka.

Banyak yang menuntut pertanggungjawaban dari RPF karena menahan siswa tanpa penyelidikan yang tepat dan atas perlakuan tidak manusiawi selama penahanan.

Belum ada pernyataan resmi yang dibuat oleh RPF atau polisi setempat sejauh ini.*  

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anak MuslimbiharIndiaMaida Babhangamamuslim Indiapakaian Muslimpeciperdagangan anak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Desak Penghentian Genosida Gaza dan Pengakuan Palestina
Tulisan selanjutnya rokok menurut para ulama Pemerintah Aceh Barat Larang ASN Merokok di Kantor

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?