Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Muslim Prancis Ditikam Kafir Bosnia di dalam Masjid

Ama Farah
Terakhir diupdate: 27 April 2025 20:36 8:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 27 April 2025 20:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi di wilayah selatan Prancis sedang melakukan pencarian terhadap seorang pelaku penikaman fatal atas seorang pria Muslim di dalam sebuah masjid.

Pihak berwenang mengatakan mereka meyakini bahwa aksi penikaman tersebut bermotif kebencian terhadap Islam atau islamofobia.Polisi mengatakan seorang lelaki berusia 20-an tahun menikam pria Muslim itu puluhan kali di dalam masjid yang terletak di desa La Grand-Combe, utara Montpellier.

Koran Le Parisien mengutip sebuah sumber penyelidikan melaporkan bahwa pelaku merekam korban, yang juga berusia 20-an tahun, dengan kamera ponselnya ketika dalam keadaan meregang nyawa.

Video tersebut kemudian dikirimkan ke seorang teman pelaku yang kemudian mengunggahnya ke daring sebelum menghapusnya, lapor media Prancis seperti dilansir DW.

Kamera-kamera pengawas di masjid juga merekam serangan itu, yang menunjukkan pelaku dan korban bersendirian di masjid, tidak ada orang lain.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Jasad korban baru ditemukan menjelang siang.

Media Prancis melaporkan korban merupakan jamaah yang rutin masjid tersebut. Orang-orang mengatakan kepada AFP bahwa korban berasal dari Mali dan tiba di desa itu beberapa tahun silam. Dia “sangat dikenal baik” dan dihormati di desa tersebut.

Pelaku pembunuhan tidak pernah terlihat di sana sebelumnya, kata pihak penyidik.

Jaksa wilayah Abdelkrim Grini mengatakan kepada AFP bahwa tersangka per hari Sabtu masih buron.

Grini kepada AFP menggambarkan kemungkinan kejahatan itu bermotif islamofobia dan mengatakan bahwa pihak jaksa anti-terorisme sedang mempertimbangkan apakah mereka akan mengambil alih kasus itu.

Sebuah sumber lain mengatakan kepada AFP bahwa tersangka sudah diidentifikasi sebagai warga Prancis asal Bosnia dan bukan Muslim alias kafir.

Selama melakukan serangan, pelaku meneriakkan hinaan terhadap Allah.

Perdana Menteri Prancis François Bayrou mengecam penikaman maut itu, lewat komentar yang ditulisnya di platform X Sabtu malam dia menyebutnya sebagai “kekejaman islamofobia.”

“Kami berdiri bersama keluarga korban dan para jamaah yang terkejut dengan peristiwa itu,” tulis Bayrou, menekankan bahwa pihak berwenang akan melakukan segala upaya untuk menangkap pelaku dan menyeretnya ke pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bosniaMuslimpenikamanPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penyerang Imran Khan Dihukum Penjara Seumur Hidup
Tulisan selanjutnya Tersangka Pembunuhan Jenderal Rusia Didakwa Terorisme

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

ASN Jabar Bisa Dipecat Jika Terbukti Jadi Bagian Kelompok LGBT, Wagub Erwan Tegaskan Sanksi Terberat

Berita
13 Juli 2026 06:04
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?