Hidayatullah.com– Kabinet Uni Emirat Arab menyetujui rancangan akhir kurikulum untuk memperkenalkan materi kecerdasan buatan (AI) kepada anak-anak di sekolah mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai kelas 12 atau tingkat sekolah menengah pertama terhitung tahun ajaran baru yang akan datang.
Sheikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, wakil presiden dan perdana menteri UEA dan juga kepala wilayah Dubai, mengumumkan keputusan tersebut lewat akunnya di platform X, menyoroti pentingnya pembelajaran AI sebagai bagian bekal masa depan generasi muda dan bagian dari visi jangka panjang negara kecil itu.
“Kami mengapresiasi upaya Kementerian Pendidikan dalam pengembangan kurikulum komprehensif, yang menegaskan bahwa kecerdasan buatan akan mengubah cara hidup dunia. Tujuan kami adalah untuk mengajarkan anak-anak kita pemahaman yang mendalam tentang AI dari perspektif teknis, sembari menumbuhkan kesadaran mereka akan etika teknologi baru ini, meningkatkan pemahaman mereka akan data, algoritma, aplikasi, risiko, dan hubungannya dengan masyarakat dan kehidupan.”
“Tanggung jawab kita adalah membekali anak-anak kita untuk menghadapi masa yang berbeda dengan masa kita, dengan kondisi yang berbeda dari masa kita, dan dengan keterampilan dan kemampuan baru yang menjamin keberlanjutan momentum perkembangan dan kemajuan di negara kita di masa dekade-dekade yang akan datang,” imbuh Sheikh Mohammed, seperti dilansir Gulf News hari Ahad (4/5/2025).*




