Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Didakwa Terorisme Mantan PM Tunisia Ali Laarayedh Dihukum Penjara 34 Tahun

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Mei 2025 18:25 6:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Mei 2025 18:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pengadilan Tunisia menjatuhkan hukuman penjara 34 tahun atas mantan perdana menteri Ali Laarayedh dalam dakwaan terorisme.

Politisi berusia 69 tahun itu merupakan lawan utama Presiden Kais Saied dan pemimpin Ennahda, partai Islam moderat yang memegang jumlah kursi terbanyak di parlemen.

Bersama tujuh orang lainnya, Laarayedh didakwa membentuk sel teroris dan membantu pemuda Tunisia bepergian ke luar negeri untuk bergabung dengan kelompok bersenjata Muslim di Iraq dan Suriah.

“Saya bukan penjahat… Saya korban dalam kasus ini,” tulisnya dalam surat kepada jaksa yang menuntutnya di pengadilan bulan lalu, menurut laporan kantor berita AFP.

Hukuman itu dibacakan oleh hakim pada hari Jumat (2/5/2025).

Baca Juga

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza

Laarayedh bersikukuh membantah melakukan kesalahan seperti yang didakwakan dan mengatakan kasus itu bermotif politik.

Laarayedh ditangkap tiga tahun lalu dan para aktivis HAM – termasuk Human Rights Watch – menyerukan pembebasannya. HRW mengatakan bahwa kasus ini merupakan satu lagi contoh dari upaya Presiden Saied untuk membungkam para pemimpin Ennahda serta lawan-lawan politiknya yang lain dengan menuduh mereka sebagai teroris.

Ennahda sempat menguasai pemerintahan di negara Afrika Utara itu meskipun sebentar, menyusul aksi kebangkitan rakyat – yang kemudian dikenal sebagai Arab Spring – yang menentang pemerintahan otoriter korup pimpinan Presiden Zine El Abidine Ben Ali yang memimpin Tunisia selama 24 tahun.

Arab Spring bermula di Tunisia pada tahun 2011, di mana pemuda penjual sayur kaki lima bernama Mohamed Bouazizi membakar diri karena frustasi dengan kondisi perekonomian yang buruk dan maraknya pengangguran di kalangan pemuda, sementara Ben Ali dan kroninya hidup mewah dan bebas melakukan korupsi.

Malangnya, rakyat Tunisia hanya merasakan suasana demokrasi sebentar saja, sebelumnya akhirnya kembali terperangkap di bawah kekuasaan otoriter Presiden Kais Saied, yang ironisnya dipilih melalui pemilu.

Sejak ia pertama kali terpilih enam tahun lalu, mantan profesor hukum tersebut sudah mengubah konstitusi demi meningkatkan kekuasaannya. Dia membubarkan parlemen pada tahun 2021 dan memerintah dengan dekrit.

Presiden Saied menepis semua kritik dari dalam dan luar negeri, dengan mengatakan bahwa dia sedang memerangi para “pengkhianat” dan negaranya terus “diganggu oleh campur tangan asing”.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ali LaarayedhKais Saiedtunisia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Vasektomi Haram, Tak Boleh Jadi Alat Tekanan Sosial
Tulisan selanjutnya Perintahkan Penjara Alcatraz Dibuka Lagi, Trump: ‘Untuk Penjahat Kejam’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’

Berita
3 November 2026 11:47
Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko (tengah) memberikan keterangan pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (2/11/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri/aa.
Berita

Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an

3 November 2026 11:01
Berita

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an

2 November 2026 18:51
Berita

Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’

2 November 2026 18:02
Berita

Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an

2 November 2026 13:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?