Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Yang Perlu Anda Ketahui tentang Konflik India-Pakistan

Ahmad
Terakhir diupdate: 8 Mei 2025 13:36 1:36 pm
Ahmad
Dipublikasikan 8 Mei 2025 13:35
Bagikan
[Ilustraso] Polisi India di wilayah Kashmir
Bagikan

Ketegangan India dan Pakistan telah lama, termasuk urusan Kashmir, apalagi sejak 2019 pemerintah nasionalis Hindu  membatalkan Pasal 370, yang sebelumnya memberikan otonomi luas mayoritas penduduknya Muslim

Hidayatullah.com | KETEGANGAN antara India dan Pakistan kembali meningkat dengan baku tembak di perbatasan yang disengketakan, menyusul serangan udara India ke wilayah Pakistan dalam “Operasi Sindoor”.

Konflik ini bukan sekadar ketegangan sesaat, melainkan bagian dari sejarah panjang permusuhan antara kedua negara bertetangga ini.

Penyebab Ketegangan Terbaru

Ketegangan ini dimulai dari serangan mematikan di kota Pahalgam, India, pada 22 April, yang menewaskan 26 orang, mayoritas wisatawan Hindu. India menuduh kelompok militan dari wilayah Pakistan sebagai pelaku serangan, yang dibantah Pakistan.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Sebagai respons, India melancarkan serangan udara ke sembilan lokasi yang diklaim “kamp teroris” di Kashmir dan Punjab, termasuk Muzaffarabad dan Bahawalpur.

Serangan bom pintar HAMMER dan rudal SCALP yang diluncurkan India menghancurkan sebuah masjid dan bangunan di kompleks seluas 82 hektare, menewaskan 7 orang.

“Serangan ini adalah tindakan provokatif yang tidak dapat diterima,” tegas Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif. Sebaliknya, Perdana Menteri India Narendra Modi menyatakan negaranya tidak akan tinggal diam. “Kami akan memburu para pelaku sampai ke ujung bumi,” katanya.

Sebagai balasan, Pakistan menembak jatuh 5 pesawat tempur India. Jet-jet tempur India yang ditembak jatuh, menurut sumber keamanan Pakistan, terdiri atas tiga jet tempur jenis Rafale, satu jet tempur jenis MiG-29, dan satu jet tempur jenis SU-30.

Kashmir sebagai Titik Api  

Kashmir adalah wilayah yang disengketakan sejak pemisahan India dan Pakistan pada tahun 1947. Kedua negara mengklaim wilayah tersebut secara penuh, tetapi hanya menguasai sebagian.

Konflik di Kashmir telah menjadi pemicu perang dan ketegangan berkepanjangan antara kedua negara, dengan insiden kekerasan yang terus berulang.

Ketegangan semakin meningkat sejak India mencabut status semi-otonom Kashmir pada tahun 2019.

Pemerintah Hindu India membatalkan Status Istimewa Kashmir –yang tercakup di dalam Negara Bagian Jammu dan Kashmir, tercantum dalam Pasal 370—  dan selama ini memberikan otonomi luas kepada negara bagian yang mayoritas penduduknya adalah Muslim dan mengizinkan memiliki undang-undang sendiri.

Pencaplokan wilayah Kashmi ini telah memicu protes besar-besaran dan peningkatan aktivitas perlawanan. Sementara penduduk Muslim Kashmir sendiri lebih suka masuk ke Pakistan.

Islamabad menuduh New Delhi mencoba mengubah demografi wilayah tersebut, sementara India bersikeras dengan dalih mempertahankan kedaulatan nasionalnya.

Seruan untuk Menahan Diri

Krisis terbaru ini menarik perhatian dunia internasional. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meminta kedua negara untuk “menahan diri semaksimal mungkin” dan menyelesaikan masalah melalui dialog. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump menyatakan harapannya agar konflik ini segera berakhir.

Dengan kedua negara memiliki senjata nuklir, masyarakat internasional khawatir konfrontasi ini bisa memicu konflik yang lebih besar. Namun, sejarah menunjukkan bahwa meskipun ketegangan meningkat, diplomasi biasanya menjadi jalan keluar untuk menghindari perang terbuka.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:  Pasal Muslim kashmirHeadlineIndiaKashmirnasionalis HinduPakistanperang India-Pakistansengketa kashmir
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme
Tulisan selanjutnya Remaja Muslim Ini Bungkam Reporter TV India yang Ajak Perang dengan Pakistan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

15 Oktober 2026 18:48
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?