Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Angka Kelahiran Jepang tahun 2024 Kurang dari 700.000, Terendah Sejak 1899

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Juni 2025 22:48 10:48 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Juni 2025 16:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Untuk pertama kalinya sejak pencatatan dilakukan, angka kelahiran total di Jepang tidak mencapai 700.000, menurut data pemerintah pada Rabu.

Negara dengan penuaan populasi itu mencatat hanya 686.061 kelahiran bayi pada tahun 2024. Jumlah ini 41.227 lebih sedikit dari pada tahun 2023 dan merupakan jumlah terendah sejak pencatatan dilakukan pada tahun 1899.

Menurut Bank Dunia, Jepang memiliki populasi tertua kedua di dunia setelah Monaco.

Perdana Menteri Shigeru Ishiba yang telah menyadari situasi darurat itu, berjanji akan mengambil kebijakan yang ramah keluarga.

Data kementerian kesehatan Rabu menunjukkan bahwa tingkat kesuburan total Jepang — jumlah rata-rata anak yang diharapkan dimiliki seorang wanita — juga turun ke rekor terendah 1,15.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Kementerian mengatakan Jepang mengalami 1,6 juta kematian pada tahun 2024, naik 1,9 persen dari tahun sebelumnya.

Ishiba menyerukan revitalisasi daerah pedesaan, di mana desa-desa tua yang menyusut menjadi semakin terisolasi.

Di lebih dari 20.000 komunitas di Jepang, mayoritas penduduk berusia 65 tahun ke atas, menurut kementerian dalam negeri.

Negara berpenduduk 123 juta orang ini juga menghadapi kekurangan pekerja yang semakin parah seiring bertambahnya usia penduduknya, yang tidak terbantu oleh aturan imigrasi yang relatif ketat.

Di negara tetangga Korea Selatan, tingkat kesuburan pada tahun 2024 bahkan lebih rendah daripada Jepang, yaitu 0,75 — tetap menjadi salah satu yang terendah di dunia tetapi menandai sedikit peningkatan dari tahun sebelumnya karena peningkatan jumlah pernikahan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:angka kelahiranHeadlineJepangPopulasi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Aktivis Gereja Bercita-cita Jadi Biarawati Endingnya Masuk Islam
Tulisan selanjutnya Bom PD II akan Dijinakkan Kota Cologne Jerman Evakuasi 20.500 Orang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?