Hidayatullah.com– Kota Cologne, Jerman, mengevakuasi sekitar 20.500 orang dari sekitar pusat kota karena tim ahli akan berusaha menjinakkan tiga bom sisa Perang Dunia II yang belum meledak.
Bom-bom Amerika Serikat itu ditemukan hari Senin (2/6/2025) di sebuah galangan kapal yang ada di daerah Deutz.
Otoritas kota itu menutupi zona dalam radius 1.000 meter, dalam apa yang disebutnya sebagai “operasi terbesar sejak berakhirnya PD II”.
Rumah-rumah toko-toko, hotel-hotel dan sekolah-sekolah diminta untuk dikosongkan, demikian pula sebuah rumah sakit besar dan stasiun kereta di kota itu.
Sejumlah pasien perawatan intensif dibantu dengan ambulans keluar dari Rumah Sakit Eduardus.
Warga diimbau untuk “tetap tenang”, membawa identitas dan obat-obatan penting, serta menjaga hewan peliharaan mereka.
“Jika Anda menolak, kami akan mengawal Anda keluar dari rumah – kalau perlu secara paksa – bersama dengan anggota kepolisian,” kata pihak berwenang seperti dilansir BBC Rabu (4/6/2025).
Penduduk diberitahu apabila mereka menolak evakuasi maka akan ada sanksi denda besar.
Penemuan bom sisa Perang Dunia Kedua bukanlah hal yang aneh di kota-kota Jerman seperti Cologne dan Berlin. Namun, perbedaannya adalah ketiga bom Amerika kali ini berukuran sangat besar.
Sebuah pernyataan, pemerintah kota dalam situs webnya mengatakan “ini adalah dua bom Amerika seberat 20 ton dan satu bom Amerika seberat 10 ton, masing-masing dilengkapi dengan sekering benturan.”
Petugas penjinak bom Jerman berencana melumpuhkan ketiga bom itu pada hari Rabu ini, tetapi hal itu hanya dapat dilakukan setelah semua penduduk di daerah berpenduduk padat itu dievakuasi demi keselamatan mereka sendiri, kata pemerintah kota itu.*




