Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Swedia Didesak Akhiri Adopsi Anak dari Luar Negeri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Juni 2025 18:36 6:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Juni 2025 18:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sebuah komisi Swedia, hari Senin (2/6/2025), menyerukan supaya adopsi anak dari luar negeri dihentikan setelah ditemukan banyaknya pelanggaran dan penipuan selama beberapa dekade.

“Terdapat kasus-kasus perdagangan anak yang terkonfirmasi setiap dekade dari tahun 1970-an hingga tahun 2000-an, terutama dalam konteks adopsi pribadi,” kata Anna Singer saat menyerahkan laporannya kepada Menteri Sosial Camilla Waltersson Gronvall, yang mengatakan akan mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Hasil investigasi menemukan bahwa sejumlah anak yang dibawa ke Swedia diadopsi tanpa persetujuan orang tua mereka, dinyatakan meninggal secara salah, atau diserahkan oleh individu yang bukan wali sah mereka.

“Dalam sebagian kasus, mereka juga diserahkan oleh orang tua yang tidak memahami implikasi dari persetujuan terhadap adopsi internasional,” kata Singer, seperti dilansir DW.

Investigasi dimulai pada tahun 2021, menyusul laporan surat kabar Swedia Dagens Nyheter yang mengungkap masalah serius dalam sistem adopsi internasional di negara tersebut.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Kesimpulannya adalah telah terjadi penyimpangan dalam adopsi internasional di Swedia,” kata Singer, seraya menambahkan bahwa pemerintah sudah mengetahui adanya masalah-masalah tersebut “sejak awal”.

Para penyelidik menemukan adanya “kesenjangan yang signifikan dan sistemik” dalam dokumentasi adopsi internasional di Swedia, termasuk informasi palsu tentang tanggal lahir anak, asal-usul atau siapa orang tua mereka, serta keadaan seputar adopsi tersebut.

Laporan itu juga mencatat bahwa peraturan pemerintah Swedia memprioritaskan adopsi dari luar negeri, dengan sebagian besar ditangani oleh organisasi swasta yang mendapatkan insentif apabila berhasil mengambil anak dari luar negeri untuk diasuh oleh orang Swedia.

Kasus-kasus perdagangan manusia dilaporkan terjadi dari tahun 1970-an hingga 2000-an, yang melibatkan anak dari berbagai negara seperti Sri Lanka, Kolombia, Polandia, dan China.

Komisi tersebut mendesak pemerintah untuk mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada para anak angkat dan keluarga mereka.

“Negara perlu mengakui pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang telah terjadi,” kata Singer.

Adopsi internasional di Swedia sudah banyak berkurang – dari lebih dari 900 pada tahun 1985 menjadi hanya 14 pada tahun 2025, menurut Adoptionscentrum.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:adopsianakswedia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bom PD II akan Dijinakkan Kota Cologne Jerman Evakuasi 20.500 Orang
Tulisan selanjutnya Vietnam Akhiri Kebijakan Keluarga Berencana Dua Anak Cukup

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?