Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ironi Lulusan Pesantren: Adian Husaini Soroti Minimnya Minat Mengajar Agama

Ahmad
Terakhir diupdate: 16 Juni 2025 08:55 8:55 am
Ahmad
Dipublikasikan 16 Juni 2025 08:54
Bagikan
Ketum Dewan Da'wah DDII Dr Adian Husaini
Bagikan

Hidayatullah.com— Ilmu yang tidak diajarkan tidak akan mendatangkan berkah. Demikian pesan tegas yang disampaikan Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia (DDII), Dr. Adian Husaini, dalam acara wisuda santri Pesantren Persatuan Islam (PERSIS) Bangil, Pasuruan, Jawa Timur, Ahad (15/6/2025).

Menurutnya, inti dari pendidikan pesantren bukanlah sekadar memperoleh ilmu, tetapi menunaikan tanggung jawab untuk menyebarkannya.

“Kalau jadi santri di pondok selama enam tahun, yang paling penting itu mengajarkan ilmunya. Karena itu berkah. Ilmu yang tidak diajarkan, itu tidak berkah,” tegas penulis buku “Wajah Peradaban Barat: Dari Hegemoni Kristen ke Dominasi Sekular-Liberal” ini di hadapan para santri dan wali santri.

Dalam kesempatan tersebut, Adian mengungkapkan keprihatinannya terhadap fenomena yang kian sering ia temui—lulusan pesantren yang enggan atau bahkan tidak tertarik untuk mengajar agama.

“Kan aneh ya. Sekarang saya menjumpai gini, kok banyak ya santri lulus pesantren enggak minat mengajarkan agama, enggak minat mengajarkan ilmunya. Itu aneh banget ya. Mungkin setan pun heran gitu loh, kok ada ya begitu ya,” katanya.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Bagi pendiri ATCO College (At-Taqwa College) Depok, Jabar, fenomena ini adalah kerugian besar, bukan hanya bagi pribadi lulusan, tapi juga bagi masyarakat yang sangat membutuhkan bimbingan ilmu agama. Ia menekankan bahwa mengajar ilmu, walau hanya satu ayat atau satu doa, memiliki nilai amal yang sangat besar.

Ia mencontohkan bagaimana mengajarkan Al-Fatihah yang benar. Dengan mengajar anak bisa baca Al-Fatihah yang benar, membuat shalatnya jadi sah.

“Dengan shalat yang sah itu dia bisa masuk surga.”

Tak hanya menyoal pahala, Dr. Adian juga mengingatkan bahwa nilai pengajaran ilmu agama tidak bisa diukur dengan materi dunia. Ia menyindir gaya hidup pragmatis yang hanya menilai pekerjaan dari sisi finansial.

“Shalat qobliyah Subuh saja pahalanya dunia seisinya. Kalau ngajar shalat yang benar, thaharah yang benar, ngaji yang benar, itu berapa mau dibayar? Enggak ada harta benda dunia yang bisa membayarnya. Rugi banget kalau ilmunya disimpan sendiri,” ujarnya.

Dalam konteks itu, dosen di Pascasarjana UIKA Bogor dan Universitas Ibn Khaldun Bogor ini menyerukan agar para santri memiliki kesadaran misi keumatan: mengajarkan ilmu yang telah didapat sebagai bentuk tanggung jawab intelektual dan spiritual.

Ia menyayangkan jika lulusan pesantren justru berlomba-lomba mengejar profesi yang jauh dari misi dakwah dan pengajaran.

Pernyataan Dr. Adian menyorot tantangan besar pendidikan Islam kontemporer: bagaimana menjadikan pesantren bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai kawah candradimuka lahirnya pengajar dan pemimpin umat.

Ketika santri tidak lagi ingin mengajar agama, maka di situlah, menurutnya, keberkahan ilmu menjadi terputus.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Adian HusainiberkahddiiDewan Dakwah Islamiyyah Indonesiailmu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Imbau Warganya Tidak ke ‘Israel’ dan Iran
Tulisan selanjutnya Delapan Pemukim ‘Israel’ Tewas dan 100 Luka-Luka dalam Serangan Rudal Iran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Berita

Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

15 Juli 2026 21:25
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?