Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Penduduk Pulau di Skotlandia Nyatakan Boikot ‘Israel’ di Tengah Perang Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 26 Juli 2025 18:22 6:22 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 26 Juli 2025 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Sebuah pulau terpencil di Skotlandia mengumumkan boikot total terhadap ‘Israel’ sebagai protes atas genosida warga Palestina di Jalur Gaza, menurut laporan media pada hari Rabu.

Pulau Eigg, yang terletak di lepas pantai barat Skotlandia dan merupakan rumah bagi komunitas sekitar 120 penduduk, telah menyatakan dukungannya terhadap gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) — sebuah gerakan global yang berupaya mengakhiri dukungan internasional terhadap kebijakan ‘Israel’ terhadap warga Palestina.

Keputusan untuk memboikot ‘Israel’ diambil dengan suarat bulat oleh Asosiasi Penduduk Pulau Eigg (EIRA), yang mewakili semua penduduk, menurut surat kabar The National.

“Keputusan ini – yang disahkan dengan suara bulat pada pertemuan minggu lalu – diambil untuk ‘bersolidaritas dengan rakyat Palestina dan untuk meningkatkan kesadaran akan keterlibatan perusahaan-perusahaan ini dalam genosida,’” kata IERA dalam pernyataan.

Satu-satunya toko di pulau itu akan berhenti menjual produk-produk yang dibuat oleh perusahaan-perusahaan ‘Israel’ dan perusahaan-perusahaan lain yang mendukung tindakan zionis.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Coca-Cola menjadi salah satu dari banyak produk yang mereka boikot.

“Aksi ini adalah tentang solidaritas, pendidikan, dan kontribusi terhadap gerakan global yang telah berhasil menekan bisnis untuk memutuskan hubungan ekonomi dengan negara apartheid Israel dan mengakhiri keterlibatan dalam kejahatan perang dan operasi di wilayah pendudukan,” katanya.

Mereka menegaskan bahwa langkah ini tidak bertujuan untuk mengawasi pilihan pribadi atau menciptakan perpecahan di dalam komunitas.

IERA mengatakan bahwa hal ini terinspirasi oleh gerakan serupa di lingkungan Govanhill di Glasgow, di mana komunitas tersebut baru-baru ini berjanji untuk menjadi “zona bebas apartheid.”

“Kami mengundang orang lain untuk berefleksi, belajar, dan mengeksplorasi bagaimana komunitas mereka dapat mengambil langkah-langkah yang berarti menuju keadilan dan solidaritas,” tambahnya.

Melansir BBC, Eigg adalah salah satu dari sekumpulan pulau di Hebrida Dalam Skotlandia yang disebut Kepulauan Kecil. Pulau ini terletak 15 mil dari daratan dan bergantung pada feri yang beroperasi beberapa kali seminggu, bergantung pada cuaca, untuk pasokan dan transportasi. Oleh karena itu, limbah bukanlah pilihan di sini dan keberlanjutan adalah suatu keharusan.

Kepulauan Kecil Eigg, Canna, Sanday, Rùm, dan Muck jika digabungkan hanya berpenduduk 150-200 orang. Berukuran lima mil kali tiga mil, Eigg adalah pulau terbesar kedua tetapi sejauh ini yang terpadat dengan sekitar 110 penduduk, dan ini telah membantu membina komunitas yang secara kolektif mampu mengendalikan masa depan pulau tersebut.

Diluncurkan pada tahun 2008, Eigg adalah komunitas pertama di dunia yang meluncurkan sistem listrik off-grid yang ditenagai oleh angin, air, dan matahari. Ketiga sistem ini saling melengkapi sehingga hampir semua kondisi cuaca mendukung produksi listrik. Untuk memastikan pasokan, masih ada generator cadangan, tetapi sebagian besar berasal dari sumber terbarukan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BDSboikotproduk Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Inggris Kecam Sayembara Penangkapan Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong
Tulisan selanjutnya Intel Pangkas Pengeluaran dan Ribuan Karyawan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Berita
29 Agustus 2026 19:05
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU
Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?