Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PBB: Lebih dari 2,2 juta Warga Suriah Pulang Kampung Sejak Penggulingan Assad

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 29 Juli 2025 23:24 11:24 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 Juli 2025 06:00
Bagikan
Kondisi kehidupan di Idlib, Suriah berjalan normal setelah jatuhnya Bashar al Assad (Reuters)
Bagikan

Hidayatullah.com – Lebih dari 2,2 juta warga Suriah, termasuk pengungsi internal dan pengungsi yang kembali dari luar negeri, telah kembali ke negara asal mereka dalam beberapa bulan terakhir. Hal ini diungkap oleh PBB dalam laporannya hari Senin (28/07/2025).

“Hingga pertengahan Juli, lebih dari 1,5 juta pengungsi internal telah kembali ke daerah asal mereka, bersama dengan sekitar 700.000 pengungsi yang kembali dari luar negeri, dengan tingkat kepulangan yang sedikit meningkat selama musim panas dan akhir tahun akademik,” kata Edem Wosornu, direktur operasi dan advokasi di Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA).

Dia menyambut baik upaya-upaya yang mendukung pembangunan kembali Suriah seperti pencabutan sanksi, hibah Bank Dunia dan peningkatan investasi. Ia menyerukan kepada komunitas internasional untuk “memobilisasi sumber daya untuk rekonstruksi dan pembangunan Suriah,” mendesak pergeseran dari bantuan kemanusiaan ke pemulihan.

Upaya semacam itu, imbuh Wosornu, sangat penting untuk membuat semakin banyak warga Suriah yang mengungsi untuk kembali ke rumah mereka.

Perang Saudara Suriah, yang dimulai pada tahun 2011, memicu salah satu krisis pengungsi terbesar dalam sejarah modern akibat kekerasan, kehancuran, dan ketidakstabilan yang meluas.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pada tahun 2025, lebih dari 13 juta warga Suriah mengungsi. Sekitar 6,8 juta menjadi pengungsi internal (IDP) di Suriah, sementara lebih dari enam juta orang mengungsi ke negara-negara tetangga dan sekitarnya.

Negara-negara tetangga seperti Turki, Lebanon, Yordania, dan Irak menampung sebagian besar pengungsi. Turki menampung lebih dari 3,6 juta warga Suriah, Lebanon sekitar 1,5 juta, dan Yordania sekitar 650.000.

Negara-negara ini menghadapi keterbatasan sumber daya, yang menyebabkan kamp-kamp pengungsi penuh sesak dan akses terbatas ke pekerjaan atau layanan bagi para pengungsi.

Banyak warga Suriah mencari suaka di Eropa, dengan lebih dari satu juta orang mengajukan permohonan di Uni Eropa pada tahun 2020, terutama di Jerman dan Swedia. Penyeberangan Mediterania yang berbahaya menjadi terkenal, dengan ribuan orang meregang nyawa dalam perjalanan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bashar al assadHeadlinePBBpengungsi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Sepanjang Hayat
Tulisan selanjutnya Faisal bin Farhan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Arab Saudi: Tidak Ada Normalisasi dengan ‘Israel’ Tanpa Negara Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?