Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tawanan Lebih Penting 550 Bekas Aparat Keamanan dan Intelijen Israel Desak Trump Bantu Akhiri Perang Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 5 Agustus 2025 16:49 4:49 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 5 Agustus 2025 16:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Ratusan bekas aparat dinas keamanan dan intelijen Israel mengirim surat kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump guna mendesaknya supaya menekan pemerintah Zionis untuk mengakhiri perang di Gaza karena pembebasan tawanan yang ditahan Hamas lebih penting.

Kelompok Commanders For Israel’s Security (CIS) mengirim sebuah surat yang ditandatangani 550 orang, termasuk bekas direktur Mossad Tamir Pardo, bekas kepala Shin Bet Ami Ayalon, dan bekas wakil kepala IDF Matan Vilnai, lansir Independent Selasa (5/8/2025).

CIS beranggotakan bekas aparatur lembaga pertahanan dan kementerian luar negeri Israel, yang mendukung solusi dua negara guna memastikan masa depan negara Israel sebagai “rumah demokratis yang kuat bagi orang-orang Yahudi lewat separasi dari orang Palestina”.

“Menurut pertimbangan profesional kami Hamas bukan lagi ancaman strategis bagi Israel,” kata surat terbuka itu, yang dikirim hari Jumat (1/8/2025) dan kemudian dibagikan ke media. “Anda melakukannya di Libanon. Sekarang lakukan juga hal itu di Gaza,” kata CIS kepada Trump di dalam surat tersebut.

“Mengejar sisa-sisa anggota senior Hamas bisa dilakukan nanti. Tawanan kami tidak bisa menunggu,” desak mereka.

Baca Juga

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Permintaan tersebut dikirimkan menyusul beredarnya sejumlah rekaman video yang menunjukkan dua orang Israel yang ditawan di Gaza dalam kondisi kurus dengan tulang mereka terlihat nyata.

Evyatar David, 24, dan Rom Braslavski, 21, diculik Hamas dari festival musik Nova pada 7 Oktober 2023. Mereka termasuk di antara 49 tawanan yang diyakini masih berada di Gaza, yang 27 di antaranya diyakini sudah tewas.

Rekaman itu mengundang kemarahan di Israel, warga Yahudi berunjuk rasa menekan Netanyahu untuk meminta supaya Komite Palang Merah Internasional membawakan makanan dan obat-obatan untuk para tawanan.

Aksi protes digelar di Tel Aviv pada hari Ahad dan di depan kantor PM Benjamin Netanyahu di Yerusalem pada hari Senin, menuntut supaya pemerintah Israel menghentikan perang di Gaza guna membebaskan para tawanan.

Surat CIS tersebut berargumen bahwa IDF sudah mencapai tujuan-tujuan militernya yaitui melemahkan Hamas di Gaza dan sekarang waktunya untuk membuat kesepakatan pembebasan tawanan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gazaHAMASisraelpalestinaTrump
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pensiun Dokter di Usia 86 Wanita Ini Jadi Orang Tertua di Jepang di Usia 114 Tahun
Tulisan selanjutnya Kapal Tunis mendobrak blokade Gaza Armada Kemanusiaan Terbesar Sejak Freedom Flotilla Siap Tembus Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

Berita
15 Juli 2026 20:18
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Terbaru

  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?