Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Keluarga Sandera ‘Israel’ Berlayar ke Gaza, Peringatkan: “Invasi Darat adalah Hukuman Mati”

Ahmad
Terakhir diupdate: 11 Agustus 2025 14:32 2:32 pm
Ahmad
Dipublikasikan 11 Agustus 2025 16:00
Bagikan
Kapal keluarga sandera Israel
Bagikan

Hidayatullah.com — Sejumlah keluarga warga ‘Israel’ yang disandera di Gaza memulai pelayaran dramatis dari Siprus menuju Jalur Gaza pada hari Kamis (7/8/2025), dalam upaya putus asa untuk meningkatkan tekanan agar orang-orang yang mereka cintai dibebaskan.

Mereka membawa pesan keras kepada pemerintah ‘Israel’: “Invasi darat ke Rafah adalah hukuman mati bagi para sandera.”

Aksi ini diinisiasi oleh kelompok “Families for Freedom” (Keluarga untuk Kebebasan), yang mewakili kerabat dari sebagian sandera yang masih ditahan oleh kelompok pejuangan Hamas dan lainnya di Gaza sejak serangan 7 Oktober 2024.

Kapal mereka berlayar dari pelabuhan Larnaca, Siprus, dengan tujuan mendekati perairan Gaza, meskipun diperkirakan akan dicegat oleh Angkatan Laut ‘Israel’ sebelum mencapai zona terlarang.

“Kami tidak bisa menunggu lagi sementara orang yang kami cintai menghadapi kematian setiap hari di terowongan gelap,” teriak salah satu peserta dari geladak kapal, seperti dikutip oleh Reuters.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

“Setiap operasi militer besar, terutama di Rafah di mana banyak sandera diduga ditahan, secara langsung membahayakan nyawa mereka. Pemerintah mengatakan prioritasnya adalah membawa mereka pulang, tetapi tindakannya justru mengutuk mereka,” ujarnya.

Peringatan keras ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi gencatan senjata dan pertukaran sandera antara ‘Israel’ dan pejuang Hamas.

Keluarga menuduh pemerintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengorbankan nyawa sandera demi tujuan militer yang lebih luas.

Mereka menuntut agar pemerintah penjajah menerima kesepakatan apa pun yang diajukan mediator untuk segera membebaskan sandera, bahkan jika itu berarti menghentikan operasi militer di Rafah, kantong terakhir Hamas di Gaza selatan.

Angkatan Bersenjata ‘Israel’ (IDF) menanggapi pelayaran tersebut dengan pernyataan keras. Upaya provokatif semacam ini ditakutkan akan dimanfaatkan oleh pejuang Hamas untuk propaganda mereka, kata juru bicara IDF

“IDF beroperasi dengan cara yang sangat terukur untuk membebaskan sandera dan menetralisir ancaman Hamas, sambil meminimalkan risiko terhadap kepada warga sipil dan sandera sebisa mungkin,” ujar IDF dikutip The Times of ‘Israel’.

Media internasional, termasuk Associated Press (AP) dan Al Jazeera, melaporkan bahwa kapal keluarga tersebut kemungkinan besar akan dicegat oleh kapal perang ‘Israel’ jauh sebelum mencapai perairan Gaza, seperti yang terjadi pada upaya serupa sebelumnya.

Namun, aksi simbolis ini berhasil menarik perhatian global yang signifikan terhadap nasib para sandera dan ketegangan yang mendalam di antara masyarakat zionis mengenai kebijakan pemerintah penjajah.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaJalur Gazapalestinasandera Israeltawanan Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Paya Pasi Imam Besar Masjid Baiturrahman Abu Paya Pasi Akan Dikukuhkan Jadi Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman
Tulisan selanjutnya Trump akan Usir Tunawisma dari Washington DC

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Berita
18 Juli 2026 10:26
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?