Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pajak dalam Islam Harus Adil, Tidak Boleh Eksploitatif

Ahmad
Terakhir diupdate: 2 September 2025 13:16 1:16 pm
Ahmad
Dipublikasikan 2 September 2025 13:15
Bagikan
Dr Ugi Suharto
Bagikan

Hidayatullah.com—Pajak dalam Islam memiliki posisi penting dalam sistem keuangan publik, namun penerapannya harus menjunjung tinggi prinsip keadilan dan tidak bersifat eksploitatif.

Hal ini ditegaskan oleh dosen Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Dr. Ugi Soeharto, dalam diskusi aktual Insis bertajuk “Zakat, Wakaf, Infak, dan Pajak dalam Peradaban Islam” yang digelar di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

“Meski pajak diperlukan, pajak harus adil dan tidak boleh zalim,” tegas Dr. Ugi yang juga peneliti senior INSISTS. Ia menekankan bahwa prinsip utama pemungutan pajak dalam Islam adalah keadilan, mempertimbangkan kemampuan rakyat, kemudahan, dan efisiensi.

Menurutnya, Islam pernah memimpin peradaban dunia selama lebih dari seribu tahun dengan sistem keuangan publik yang mapan. Bukti sejarahnya dapat ditemukan dari karya-karya ilmuwan Muslim klasik, salah satunya Imam Abu Yusuf (w. 798 M), murid utama Abu Hanifah.

Sebagai Kadi Kudhat atau ketua Mahkamah Agung di masa Khalifah Harun Al-Rasyid, Abu Yusuf menulis kitab Al-Kharaj yang berisi panduan perpajakan pertanian dan tanah.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Selain itu, Abu Ubaid Al-Qasim (w. 838 M) juga menyusun kitab Kitab al-Amwal yang menggabungkan konsep zakat dan pajak sebagai sumber utama keuangan negara tanpa utang.

“Zaman peradaban Islam yang gemilang itu, tidak ada utang negara. Justru negara harus punya tabungan untuk mengantisipasi krisis sebagaimana kisah Nabi Yusuf,” jelas Dr. Ugi.

Lebih jauh, ia menekankan posisi zakat yang unik dalam sistem keuangan Islam.

“Pertama, zakat adalah ibadah dan rukun Islam yang wajib, sehingga tidak boleh dianggap beban. Kedua, zakat adalah sumber keuangan sosial yang bisa langsung disalurkan kepada mustahik. Ketiga, zakat juga berfungsi sebagai sumber keuangan negara,” urai penulis buku Islamic Public Finance: Kitab al-Amwal: Abu ‘Ubayd’s Concept of Public Finance (2005).

Namun, potensi zakat di Indonesia yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun per tahun belum tergarap maksimal. Hingga kini, yang terkumpul baru sekitar Rp41 triliun.

“Padahal kebutuhan APBN kita pada 2026 mencapai Rp3.785,5 triliun. Rasio potensi zakat dengan APBN hanya sekitar 8,6%,” ungkapnya.

Karena itu, menurut pria yang meraih Ph.D. di bidang Peradaban Islam dengan konsentrasi Ekonomi Islam dari International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC) tahun 2000 ini, pajak tetap memegang peran penting dalam pembiayaan negara, sebagaimana pada masa peradaban Islam dahulu.

Berbagai bentuk pajak seperti al-kharaj, al-‘usyur, dan al-jizyah pernah diterapkan. Namun, ia mengingatkan agar negara tidak keliru dalam membedakan antara pajak yang sah dan pungutan liar. “Hadis Nabi menyebut tidak masuk surga si tukang palak. Pajak yang zalim, memeras, dan eksploitatif termasuk dalam kategori ini. Negara harus berhati-hati dalam memajaki rakyatnya,” pungkas pria Ciamis yang pernah mengajar di University College of Bahrain sebagai Associate Professor dan Bahrain Institute of Banking and Finance (BIBF).*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:eksploitatifHeadlinekeadilankeuangan publikpajak
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya biker motor gede atau moge berkonvoi sebagai solidaritas untuk Palestina Ratusan Biker Motor Gede Gelar Konvoi, Suarakan Palestina Merdeka
Tulisan selanjutnya Di Balik Janji Kemakmuran dan “Bisnis Ayat-Ayat Suci”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?