Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tidak Ada Negara yang Aman dari ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 10 September 2025 17:06 5:06 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 10 September 2025 19:00
Bagikan
Bendera Israel Darah
Bagikan

Hidayatullah.com – Serangan ‘Israel’ yang menargetkan pejabat biro politik Hamas di Doha, Qatar mendapat banyak kecaman internasional baik di panggung politik maupun di media sosial.

Daftar isi
  • Banjir kecaman warganet
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Pada Selasa, penjajah ‘Israel’ mengklaim bertanggung jawab atas sedikitnya 12 serangan udara yang menghantam bangunan kantor biro politik Hamas di Doha sekitar pukul 16.00 waktu setempat (13.00 GMT).

Para petinggi Hamas berada di sana untuk membahas proposal gencatan senjata terbaru AS untuk Gaza, yang diajukan kepada kelompok perlawanan Palestina itu beberapa hari sebelumnya.

Sebuah sumber yang dekat dengan gerakan Palestina tersebut mengatakan kepada Middle East Eye bahwa semua pemimpin senior yang menjadi sasaran serangan tersebut selamat, termasuk Khalil al-Hayya, Khaled Meshal, Zaher Jabarin, dan lainnya. Meski begitu, putra Hammam al-Hayya, Khalil, dan direktur kantornya, Jihad Lubbad, menjadi syuhada akibat serangan tersebut.

Qatar mengecam keras agresi yang disebutnya sebagai “serangan pengecut Israel”, dan membenarkan bahwa serangan tersebut menghantam bangunan tempat tinggal yang dihuni sejumlah anggota biro politik Hamas.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Arab Saudi dan UEA termasuk di antara negara-negara Teluk yang mengutuk serangan tersebut, memperingatkan “konsekuensi serius akibat kegigihan pendudukan Israel dalam pelanggaran kriminalnya”.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan bahwa “Israel tidak mengincar perdamaian, melainkan ingin melanjutkan perang”, sementara juru bicara partai berkuasa mengatakan “Serangan Israel yang dilakukan di Qatar adalah tindakan terorisme yang biadab.”

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres mengutuk serangan itu sebagai “pelanggaran mencolok terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Qatar”, sementara Paus Leo mengatakan seluruh situasi ini “sangat serius”.

Iran, Yordania, Suriah, dan Pakistan juga mengecam keras serangan ‘Israel’ terhadap Qatar, dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebutnya sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah Qatar”.

Banjir kecaman warganet

Di media sosial, banyak warga dari kawasan Timur Tengah yang terkejut atas “serangan terang-terangan” Israel terhadap Qatar. Apalagi, menurut warganet, mengingat posisi dan peran Qatar dalam mediasi gencatan senjata Gaza dan konflik regional lainnya.

Para pengguna media sosial juga menyebutkan bahwa Qatar menampung pangkalan militer Amerika yang besar, dan tindakan Israel “melampaui batas”. Banyak juga yang mengatakan bahwa menjadi sekutu AS tidak melindungi seseorang dari serangan ‘Israel’.

Warganet juga secara jelas menyebut ‘Israel’ sebagai “proyek kolonialis dan rezim jahat ilegal” karena menyerang Qatar “setelah semua itikad baik Doha”.

Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz mengatakan mereka memulai persiapan untuk serangan Doha setelah serangan penembakan hari Senin di Yerusalem, dan tewasnya empat tentara ‘Israel’ di Gaza pada hari Senin.

Ketua Knesset Israel, Amir Ohana, membagikan video serangan Israel di Doha dengan caption berbahasa Arab yang berbunyi: “Ini adalah pesan untuk seluruh Timur Tengah.”

Dalam 24 jam terakhir, entitas zionis ‘Israel’ telah mengebom setidaknya lima negara dan wilayah di kawasan tersebut: Tunisia, Lebanon, Suriah, Gaza, dan Qatar.

Meskipun ‘Israel’ telah menyerang sejumlah negara Arab dan Muslim di kawasan tersebut selama beberapa minggu dan bulan terakhir, serangan hari Selasa terhadap Qatar belum pernah terjadi sebelumnya.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASIsrael Serang QatarKesepakatan Gencatan SenjataPilihan RedaksiQatar
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Serangan Israel ke Doha Qatar Kemlu Kecam Serangan ‘Israel’ ke Doha, Tegaskan Solidaritas untuk Qatar
Tulisan selanjutnya Turki Intensifkan Patroli Udara usai Serangan ‘Israel’ di Doha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?